We Got Married [6/?]

WGM Taeny

@ MBC Music Core

Taeyeon sedang bersiap-siap di ruang make up, setelah selesai gladi resik tadi dia langsung menuju ke ruang make up untuk berganti pakaian dan juga merubah penampilan rambut dan wajahnya. Dia sudah terlihat sangat tampan dengan jas berwarna merah ditambah celana jeans putih dan sepatu nike airmax berwarna merah juga, tak lupa kemeja putih yang membalut tubuh  mungilnya semakin melengkapi ketampanan seorang Kim Taeyeon.

“Hyung, hari ini aku tidak ada syuting WGM kah ?” tanya Taeyeon kepada managernya yang sedang melihat jadwal Taeyeon dalam beberapa hari kedepan di handphonenya.

“Tidak ada, memangnya kenapa ? Sejak tadi pagi kan kau ada fanmeeting di dua tempat.” Jawab sang manager.

“Oh yasudah.” Balas Taeyeon dengan nada sedikit kecewa. Jujur saja, padahal baru 2 hari yang lalu dia bertemu dengan ‘istrinya’ tapi sekarang dia sudah merindukan gadis ber-eyesmile itu.

“Taeyeon-sshi, bersiaplah dalam 10 menit.” Seorang kru mucore membuka pintu ruangan Taeyeon.

“Ah ne Hyung-nim, aku segera ke panggung.” Taeyeon merapikan penampilannya dan bersiap menuju panggung. Para fans yang hadir berteriak histeris ketika idola mereka terlihat di samping panggung sambil menunggu para kru mempersiapkan properti yang dibutuhkan.

“Terimakasih sudah datang dan mendukungku, aku akan berusaha.” Kata Taeyeon kepada para penggemarnya.

“Annyeonghaseyo~ kembali lagi bersama saya MC Choi Minho dan rekan saya….”

“Kim Yeri.”

“Woaahh kita sudah hampir memasuki akhir acara ya, baiklah saat ini yang akan tampil adalah seorang penyanyi pria yang popularitasnya sedang berada diatas awan, lagu-lagunya selalu menjadi hits dan menempati posisi teratas dibeberapa chart musik.”

“Betul sekali Minho-sshi, aku juga salah satu penggemar dari penyanyi ini. Suaranya memiliki ciri khas yang sangat menarik, aku sudah tidak sabar melihat penampilannya.”

“Baiklah, langsung saja….ini dia penampilan dari Kim Taeyeon.”

Taeyeon sudah berdiri ditengah panggung, kali ini dia akan menyanyikan lagu ballad yang berjudul ‘U R’, lagu yang bisa membuat para wanita klepek-klepek karna disini Taeyeon menyanyikannya dengan penghayatan yang luar biasa ditambah lagi dengan high note-nya yang membuat siapapun yang mendengarnya berdecak kagum.

“Tiffany-sshi, kau sudah siap ?” tanya seorang kru wanita kepada seorang gadis disampingnya yang menggunakan mantel panjang berwarna hitam, wajahnya dia tutupi menggunakan masker dan juga topi dikepalanya.

“Ne unnie.” Yup, kali ini kru WGM memberikan kejutan untuk Taeyeon sebagai ucapan selamat atas kemenangannya di semua music show selama 3 minggu ini sejak comebacknya.

Setelah menyanyikan lagu ballad itu, Taeyeon akan memberikan penampilan special bersama seorang dancer, mereka akan menunjukkan tarian couple romantis. Awalnya Taeyeon merasa canggung, bisa dikatakan bahwa Taeyeon bisa menari karna dia sering iseng meng-cover beberapa lagu tetapi dia hanya fokus menyanyi jadi tidak banyak yang tahu bahwa dia pandai menari.

Taeyeon sudah selesai dengan penampilan balladnya dan mendapatkan tepukan meriah dari para fansnya yang hadir, beberapa orang merasa merinding dengan suara Taeyeon barusan.

“Annyeonghaseyo~ terimakasih atas dukungan kalian selama ini. Aku akan memberikan penampilan spesial untuk kalian sebagai ucapan terimakasihku atas dukungan dan cinta yang kalian berikan. Semoga kalian suka.” Kata Taeyeon. Dia memberikan mic-nya kepada salah seorang kru dan bersiap ditempatnya dan menunggu partner dancenya.

Seorang wanita masuk menghampiri Taeyeon dengan memakai mantel panjang berwarna hitam, masker, dan topi. Dan tentu saja hal itu membuat Taeyeon bingung, seingatnya tidak ada penyamaran dulu yang dilakukan oleh dancernya. Intro musik sudah dimulai dan Taeyeon masih terpaku ditempatnya, dia mencoba mengingat kembali postur tubuh partnernya, yang dia tahu, tadi saat latihan, partnernya itu memiliki rambut hitam dan rambutnya juga pendek sebahu, tapi yang ada disebelahnya kali ini memiliki rambut kecoklatan dan panjangnya sekitar satu jengkal diatas pinggang. Para penonton juga ikut kebingungan dan menerka-nerka siapakah gadis yang ada dibalik mantel itu. Beberapa orang menebak bahwa itu adalah Tiffany dan yang lainnya bilang itu hanya dancer dan scene ini adalah salah satu rencana dari para kru music core.

Taeyeon masih kebingungan, dia masih menatap gadis disampingnya itu yang mulai membuka penyamarannya. Mata Taeyeon hampir meloncat keluar ketika gadis disampingnya sudah membuka mantel, masker dan topinya. Penonton juga berteriak histeris ketika melihat siapa gadis yang ada disamping Taeyeon kali ini.

“Omo~~~~ Tiffany~~~.” begitulah teriakkan para penonton.

Musik kembali terdengar, Tiffany yang menggunakan dress dengan warna yang sama dengan Taeyeon mulai menunjukkan tariannya. Ya, ini sebuah kejutan yang spesial. Selama ini, setelah Taeyeon selesai latihan dengan partner dancenya, Tiffany juga latihan dengan gerakan yang sama dengan yang diajarkan oleh partner Taeyeon itu. Jadi yang menjadi partner dance Taeyeon di special stage yang sesungguhnya adalah Tiffany Hwang.

Beberapa bagian dance, terasa sangat canggung untuk Taeyeon ketika dia berlatih dengan partner dancenya, tetapi dia berusaha profesional dan melanjutkan penampilannya. Tapi kali ini berbeda, partner dancenya adalah ‘istinya’ kali ini dan itu membuat Taeyeon malu sekaligus senang.

Tarian yang sangat romantis membuat para penonton berteriak semakin keras, terutama bagian dimana Taeyeon dan Tiffany harus menempelkan kening mereka, wajah mereka sangat dekat dan membuat jantung mereka berdua berdetak dengan cepat seperti selesai lari marathon.Tidak ada kesalahan sedikitpun dalam tarian mereka, sungguh penampilan yang memukau.

Tepuk tangan meriah kembali diberikan oleh para penonton yang hadir, beberapa kru juga ikut bertepuk tangan dan merasa takjub dengan penampilan pasangan ini.

Taeyeon dan Tiffany menyelesaikan penampilan mereka dengan pose terakhir Taeyeon yang memeluk Tiffany dan belakang dan wajah mereka saling berhadapan, satu gerakan saja bisa membuat bibir mereka saling beradu.

“Terimakasih semuanya.” Taeyeon dan Tiffany membungkuk kepada para penonton lalu mereka berjalan menuju ke belakang panggung, disana sudah ada kru WGM yang stand by merekam TaeNy couple.

“Yah Hyung ! katanya gak ada syuting WGM.” Taeyeon komplain kepada managernya.

“Namanya juga kejutan Taeng, masa aku beritahu.” kata managernya.

“Woah….ini kejutan yang luar biasa. Terimakasih semuanya.” Kata Taeyeon kepada para kru WGM, dia menoleh kepada gadis disebelahnya yang masih terdiam dengan kepala tetunduk.

“Waeyo ?” tanya Taeyeon, dia mulai merasa khawatir dengan Tiffany.

“Aniyo~~ aku hanya…..malu.” jawab Tiffany lalu menutup wajahnya yang sudah memerah seperti kepiting rebus. Tiffany masih teringat dengan tatapan Taeyeon tadi yang terasa menusuk lubuk hatinya.

“Hahahaha kyeopta~ ayo, kau pasti haus dan lelah.” Taeyeon menarik tangan Tiffany dan membawanya ke ruangan make up Taeyeon. Berarti syuting WGM sudah dimulai dan Taeyeon harus bertindak sebagai suami siaga dan perhatian.

Selama perjalanan menuju ke ruang make up Taeyeon, mereka bertemu dengan beberapa artis lainnya yang mengucapkan selamat atas pernikahan mereka.

“Nah duduklah, aku belikan minum dulu.” Taeyeon melengos keluar untuk membeli minum di cafetaria.

“Tiffany-sshi, bagaimana perasaanmu atas penampilan tadi ?” tanya PD-nim.

“Aku sangat gugup tadi, aku takut membuat kesalahan yang bisa membuat penampilannya buruk. Tapi aku senang karna tadi baik-baik saja.” Jawab Tiffany, wajahnya sudah normal tapi jantungnya masih berdegup kencang.

“Selama ini, apakah Taeyeon adalah sosok suami yang baik ?” tanya PD-ni lagi.

“Taeyeon adalah suami yang baik dan juga perhatian. Aku sangat senang bisa dipasangkan dengannya.”

“Fany-ah, ini minumannya.” Taeyeon masuk dengan membawa jus strawberry untuk Tiffany dan jus jambu biji untuknya.

“Gomawo.” Fany mulai meminum yang dibelikan oleh Taeyeon. Dia sangat haus karna penampilannya tadi cukup melelahkan.

“Bagaimana penampilanku tadi ?” tanya Taeyeon yang duduk disebelah Tiffany.

“Aku sangat suka, terutama penampilan balladmu tadi. Sangat keren.” Tiffany memberikan dua jempolnya ditambah dengan senyuman manisnya yang membuat Taeyeon terasa melayang.

“Gomawo. Oh ya, setelah ini apa kau sibuk ?”

“Aku sudah tidak ada pekerjaan setelah ini, wae ?” tanya Tiffany lalu menghabiskan jus strawberrynya.

“Bagaimana kalau kita jalan-jalan sebentar ?” Taeyeon menunggu jawaban Tiffany dengan harap-harap cemas.

“Oke.”

Taeyeon merapikan barang bawaannya dibantu oleh Tiffany dan managernya lalu berpamitan kepada para kru Music Core.

“Tae, kita akan jalan-jalan kemana ?” tanya Tiffany. Mereka sudah berada di dalam mobil Taeyeon yang sudah dipasang 2 buah kamera kecil.

“Aku ingin mengajakmu ke Namsan Tower.” jawab Taeyeon, sesekali dia melihat ke spion kanan, kiri dan belakang.

“Kamu tuh kalo nyetir jangan sering liat ke spion lho, bahaya tau.”

“Lho ? bukannya bagus ya ? kan liat ke spion itu penting, kok bahaya ?”

“Ih kan aku bilang bahayanya kalo sering liat spion selama  nyetir. Liat tuh kedepan, ntar kalo kamu kebanyakan liat spion, gimana kalo tiba-tiba mobil didepan kamu berhenti ? kan nabrak.”

“Oke oke Mrs. Kim yang bawel.” Taeyeon mencubit gemas pipi Tiffany ketika mereka sedang berhenti di lampu merah.

“Ish apaan sih Tae ?” Fany menepis tangan Taeyeon, tapi tak bisa dipungkiri kalau wajahnya memerah.

“Fany, kamu udah makan ?” tanya Taeyeon lalu mulai melajukan kembali mobilnya ketika lampu berubah menjadi hijau.

“hhmm sebenernya belum sih, tadi siang udah beres photoshoot langsung ke Mucore jadi gak sempet makan.”

“Yaudah kita berhenti dulu untuk makan di restaurant sushi ?”

“Gimana kalau kita beli aja makanan di minimarket terus makan di Namsan Tower ?”

“Oh jadi kamu mau makan malam romantis ya, oke my Queen, saya siap laksanakan.” Taeyeon memarkirkan mobilnya di depan sebuah minimarket. Para kru lainnya juga menghentikan mobilnya dan PD-nim turun menghampiri mobil Taeyeon untuk menanyakan kenapa Taeyeon berhenti.

“Aku ingin membeli makanan dulu, untuk dimakan nanti di Namsan Tower.” jawab Taeyeon. PD-nim menanyakan makanan apa yang Taeyeon dan Tiffany inginkan lalu masuk untuk membelinya.

Setelah selesai, mereka melanjutkan perjalanan menuju ke Namsan Tower.

“Huaahh akhirnya sampai juga.” Taeyeon menggeliatkan tubuhnya yang pegal ketika keluar dari mobil, menyetir 20 menit cukup membuat tubuhnya lelah.

“Capek ?” tanya Tiffany sambil memijat tubuh Taeyeon.

“Huaahh gomawo, sudah lumayan enak. Kaja, kita naik.” Taeyeon menggenggam tangan Tiffany dan membawanya menaikki anak tangga. Makanan yang tadi mereka beli dibawa oleh manager oppa.

“Apa kau senang hari ini ?” tanya Taeyeon, dia semakin mengeratkan genggamannya ketika angin malam yang dingin bertiup.

“Hu’um, aku sangat senang sekali. Sudah lama sekali aku tidak berkunjung kesini, ini salah satu tempat favoritku terutama malam hari. Pemandangannya sangat indah.” TaeNy sudah sampai diatas, mereka lalu duduk disebuah bangku lalu mulai menikmati makanan yang tadi mereka beli sembari memandang kerlap-kerlip lampu kota Seoul yang berada dibawah.

“Gomawo Taeyeon-ah.” kata Tiffany lalu menyenderkan kepalanya di bahu Taeyeon.

Interview

Taeyeon : Aku sangat senang sekali bisa bertemu kembali dengan Tiffany dan menghabiskan waktu bersamanya, aku tidak menyangka sama sekali bahwa Fany akan menggantikan posisi partner danceku tadi, terimakasih atas kejutannya yang luar biasa.

Tiffany : Tadinya aku sangat khawatir jika penampilanku gagal, tapi aku senang bisa menyelesaikannya dengan baik dan membuat kejutan untuk Taeyeon berhasil, aku juga senang ketika dia membawaku ke Namsan Tower, aku harap aku bisa mengunjungi tempat yang bagus lagi bersama Taeyeon.

Interview ends

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

@ X Studio, 15;30 KST

“Oppa, kemana sih partnerku ? kita sudah menunggu 1 jam tapi dia belum juga datang.” Jessica menggerutu kesal kepada managernya. Sore ini dia dijadwalkan akan melakukan pemotretan bersama dengan model terkenal, tetapi dia tidak diberi tahu siapa yang akan menjadi partnernya kali ini.

“huft….akan aku tanyakan kepada photographernya.” Manager Oppa berdiri dari duduknya.

“Ahh maaf Jessica-sshi atas kejadian ini, model yang akan kami pasangkan denganmu mendadak sakit, jadi kami harus mencari model lainnya yang bisa menggantikannya.” sang photographer sudah menghampiri Jessica duluan sebelum manager oppa menanyakan padanya.

“Baiklah, untung saja jadwalku kosong setelah ini.” balas Jessica.

“Ah Hyung, aku sudah datang.” Suara seseorang masuk menuju ke studio dan langsung menghampiri si photographer.

“Ah Kwon Yul, terimakasih kau sudah datang.” kata si photographer.

“Tidak masalah Hyung, aku ganti baju dulu.” si model tampan Kwon Yuri memasuki ruang ganti.

Jessica yang memperhatikan partner barunya itu langsung menunjukkan senyuman sumringahnya, kekesalannya tadi langsung hilang ketika melihat kekasihnya.

Jessica yang sudah siap langsung memasuki set pemotretan, kali ini dia duduk disebuah sofa, Sica terlihat cantik dengan dress selutut berwarna ungu. Yuri yang sudah selesai berganti pakaian dan make up, langsung memasuki set pemotretan.

“Kwon Yul, kau berdiri dibelakang Jessica, letakkan tanganmu di bahu sofa dan dekatkan wajahmu disebelah wajah Jessica, tataplah dia seakan-akan kau membisikkan sesuatu padanya, Jessica-sshi, kau lihat ke kamera.” sang photographer memberikan instruksi.

Yuri melakukan apa yang diperintahkan, dia mendekatkan wajahnya dan membisikkan sesuatu yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua.

“Hai babe, saranghae~” bisik Yuri tepat disamping telinga Jessica dan langsung membuat gadis blasteran Amerika-Korea itu sangat gugup.

“Oke bagus…sekarang Yuri pindah posisi, berbaringlah di sofa dan letakkan kepalamu dipangkuan Jessica, kalian harus saling bertatapan.”

Bukan hal yang sulit bagi Yulsic couple untuk melakukan hal ini karna memang mereka sering melakukannya, chemistry diantara mereka sangat real dan tidak dipaksakan.

“Woah…chemistry kalian sangat baik sekali, aku suka itu. Sekarang  adegan yang lebih mesra lagi, Yul, kau berbaring di sofa tapi posisimu setengah bersandar, nah Jessica kau berbaring diatas tubuh Kwon Yul.”

“Uhh apakah tidak terlalu mesra ?” tanya manager Oppa. Dia sudah tau hubungan Jessica dan Yuri yang sebenarnya, tetapi ditempat ini mungkin hanya 1 atau 2 orang saja yang tahu, dia tidak ingin Jessica dicurigai jika dengan mudah Jessica meng-iyakan arahan dari photographer.

“Tenang saja, ini hanya untuk keperluan pemotretan.” sang photographer melanjutkan pekerjaanya untuk memotret yulsic couple yang sudah siap diposisinya.

Manager Oppa menatap yulsic couple dengan khawatir “Aishhh tidak bisakah mereka bersikap biasa saja ? Apa-apaan dengan tatapan itu ? aku harap tidak ada yang berspekulasi macam-macam.” -pikirnya. Jika besok lusa muncul berita tentang mereka dating atau semacamnya, maka dia harus bersiap kena marah CEO SM Ent.

“Sekarang silahkan ganti baju kalian.” kata sang photographer setelah dia merasa puas dengan hasil foto yang dia ambil untuk baju tadi.

“Kwon Yul, jangan terlalu menunjukkan jika kau ada hubungan spesial dengannya.” kata Manager Hyung agak berbisik ke Yuri ketika Yuri berganti baju.

“Ah Hyung, yang lainnya hanya akan menganggap ini semua hanya chemistry, jadi tenang saja.” balas Yuri.

Yuri sudah selesai berganti baju, kali ini temanya casual, dia hanya memakai celana jeans pendek selutut, polo shirt berwarna biru dan sepatu vans hitam, sedangkan Jessica muncul dengan flower dressnya dan flat shoes berwarna pastel.

“Daebak~~~ sangat tampan dan cantik. Ayo bersiap di posisi kalian. Yul, kau gendong Sica dipunggungmu dan kalian menghadap ke kamera.” Perintah sang photographer.

Yulsic melakukan apa yang di perintahkan, tidak ada kecanggungan sama sekali, semuanya terlihat real.

 Beberapa jam kemudian, mereka sudah selesai dengan pemotretannya dan bersiap untuk pulang.

“Hai.” Sapa Yuri sambil menghampiri Jessica yang sedang membereskan perlengkapannya. 

 “Hai Yul.” Sica balas menyapa, dia mencoba menahan diri untuk tidak menghambur ke pelukan Yuri saat ini, sudah hampir 2 minggu mereka tidak bertemu karna sibuk, ditambah lagi komunikasi terbatas juga membuat mereka merasakan rindu yang amat sangat.

“Sica, aku-”

“Sica, kita harus segera pulang. Besok kau ada jadwal di Jeju.” Manager Oppa memotong ucapan Yuri.

“Tapi Oppa…”

“Tidak ada tapi Sica. Ayo pulang.” Manager Oppa berkata dengan nada yang penuh penekanan, dan itu tidak mudah untuk dibantah.

“Yul, kita bicara lain kali.” Kata Sica lalu mengekor dibelakang Manager Oppa. Para kru yang lain sedang membereskan properti yang baru selesai dipakai, jadi tidak ada yang memperhatikan YulSic tadi.

“Yul, kita juga harus pulang.” Manager Hyung menghampiri Yuri.

“Ne Hyung.” Jawab Yuri dengan lesu.

“Yul, kau sudah mau pulang ?” Photographer sudah selesai dengan pekejaannya dan menghampiri Yuri.

“Ah ne Jisub Hyung, terimakasih atas kerjasamanya.” Kata Yuri dengan sopan.

“Tidak masalah Yul, aku senang bisa bekerjasama denganmu.”

“Kalau begitu aku pamit pulang dulu, sampai bertemu lagi.” Yuri berpamitan lalu keluar.

“Tak usah dipikirkan Yul, kau tau kan Yeongdok Hyung itu manager SNSD yang sangat ketat dengan aturan. Jadi kau harus siap menanggung semua resikonya.” Manager Hyung berkata pada Yuri saat mereka sudah berada di dalam lobi.

“Ne Changmin Hyung, aku mengerti.” 

@ SNSD Van.

“Harus berapa kali aku peringatkan untuk jaga jarak dengannya jika kalian berada di tempat yang sama.” Yeongdok Oppa menceramahi Jessica sambil menyetir menuju ke dorm SNSD.

“Ish Oppa~~ aku tadi hanya saling sapa saja, memangnya tidak boleh ?” Tanya Sica kesal. Terkadang dia muak dengan semua aturan-aturan yang sangat mengekang ini.

“Jika saja tadi aku tidak datang mungkin kalian akan mengobrol lebih akrab lagi, bagaimana kalau ada yang tau ?”

Sica tidak berkata apa-apa lagi, dia tidak ingin terlalu jauh berdebat dengan managernya mengenai masalah ini. Dia akan kalah.

@SNSD Dorm

Sica keluar dari Van dan langsung berjalan cepat menuju ke dormnya tanpa berpamitan dengan manager. Dia bahkan tidak memperhatikan para membernya yang sedang asik menonton tv, Sica langsung melengos ke kamarnya dan berbaring di kasurnya yang empuk.

Krrrriiinnnggg.

Telfonnya berdering didalam tasnya, langsung dia ambil dan menslide tombol panah hijau tanpa ragu ketika melihat nama si penelfon.

“Hello Sicababy~” siapa lagi kalo bukan pacar tersayangnya, Kwon Yuri.

“Hello Seobang, I miss you.~” Sica mengeluarkan aegyonya yang di khususkan untuk Yuri.

“Hehehe I miss you too baby.”

“Aku kesal sekali tadi, kita baru bertemu setelah hampir 2 minggu tapi sudah harus berpisah lagi.”

“Tidak apa-apa, itu sudah menjadi resiko yang harus kita tanggung. Aku yakin, kita bisa menghabiskan waktu bersama lebih lama lagi, jangan sedih okay ?”

“Okay Seobang-nim, kamu lagi apa ?” 

“Aku lagi makan, seharian ini aku sibuk dan baru bisa makan sekarang.”

Duh kasian sekali Seobangku, besok-besok kamu jangan sampai lupa makan oke ?”

“Siap laksanakan Ibu Ratu. Kamu istirahat gih, pasti capek banget hari ini.”

“Gak mau, aku masih pengen ngobrol sama kamu.”

“Oke, terserah apa yang Tuan Putri mau. Kita mau ngobrol apa sekarang ?”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

@ TaeNy’s home.

TaeNy sudah pulang ke rumah mereka, syuting hari ini masih berlanjut.

“Huaahh capek banget.” Taeyeon langsung menggeliatkan tubuhnya diatas sofa.

“Mau aku buatin teh ? Kopi ?” Tanya Fany, kamera yang terpasang di rumah sudah stand by merekam.

“Teh aja boleh deh.” Jawab Taeyeon. Fany langsung melengos ke dapur.

Keheningan menyelimuti kediaman TaeNy, Taeyeon masih belum mau beranjak dari tempatnya, bahkan dia sekarang membaringkan tubuhnya yang lelah sembari memejamkan mata.

“Tae, ini tehnya.” Fany datang membawa dua gelas cangkir teh manis hangat dan beberapa cemilan diatas sebuah nampan, lantas dia letakkan semua cangkir dan piring cemilannya diatas meja.

“Ohh gomawo.” Taeyeon langsung terbangun dan menikmati teh manis hangatnya.

“Fany-ah, apa kau sudah ngantuk ?” Tanya Taeyeon ketika melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 22:30 KST.

“Belum, apa kau ngantuk ?”

“Aku juga belum. Gimana kalo kita lakukan interview saja ?.” Tanya Taeyeon dan menyimpan cangkir tehnya yang sudah kosong.

“Hhmm boleh juga. Kau duluan yang tanya.” Kata Fany.

“Oke pertanyaan yang pertama, kenapa kau ingin jadi penyanyi ?” Taeyeon merubah posisi duduknya agar dia bisa melihat Fany dengan jelas.

“Ibuku dulu seorang penyanyi juga, dia sering menyanyi dari satu cafe ke cafe lainnya atau menyanyi diacara pernikahan. Suaranya sangat merdu sekali, aku ingin menjadi sepertinya.” Jawab Fany, wajahnya terlihat sedih.

“Woahh aku tidak sabar untuk bertemu dengannya.” Taeyeon yang tidak sadar dengan ekspresi wajah Tiffany tiba-tiba merespon seperti itu.

“Dia sudah tenang di surga sana.”

“Ohh…maafkan aku Fany-ah, aku tidak tahu.” Taeyeon menggenggam tangan Fany untuk menenangkannya.

“Tidak apa-apa Tae. Sekarang giliranku yang bertanya, apa benar kau adalah byuntaeyeon ?” Tanya Fany, dia berusaha mengalihkan topik agar tidak membuat canggung selama syuting berlangsung.

“Yaahh ! Siapa yang bilang begitu ?” Taeyeon mengerti dengan perubahan sikap Fany barusan, topik itu memang masalah yang terlalu pribadi.

“Sooyoung Oppa, dia bahkan menunjukkan buktinya ketika pesta hallowen SM tahun lalu.”

“Aishh si rakus itu selalu saja menjahiliku.” Taeyeon merajuk dan memonyongkan bibirnya.

“Hahahaha cute.” Fany dengan spontan mencium pipi Taeyeon karna tak tahan dengan rasa gemas.

“Hehehehe” Taeyeon tersenyum lebar setelah mendapat ciuman.

“Maaf mengganggu, ini misi kalian untuk besok.” PD-nim menghampiri mereka dengan membawa sebuah amplop lalu kembali ke tempatnya ketika Taeyeon sudah mengambil amplop itu.

Misi : Besok kalian harus membantu di sebuah panti asuhan, disana akan ada beberapa misi lagi yang harus kalian selesaikan untuk bisa mendapatkan hadiah spesial.”

Tae, hubunganku dengan anak-anak kurang baik.” Tiffany mengungkapkan kekhawatirannya, dia mengingat kembali momentnya bersama Kyungsan ketika SNSD mengikuti acara Hello Baby beberapa tahun lalu.

“Aniya~ kau hanya terlalu canggung Fany-ah, itulah kenapa anak-anak merasa tidak nyaman. Kau pasti bisa, oke ?” Taeyeon mengelus kepala Fany.

“Oke, TaeNy fighting.” Taeyeon dan Tiffany berseru bersamaan.

Dengan begitu, syuting WGM untuk hari ini, selesai.

.

.

.

.

.

.

-TBC-

Chapter 6 sudah hadir, gimana menurut kalian ? Apa ff ini terlalu buru-buru ? Membosankan ? 

Thanks reader :*

Advertisements

25 comments

  1. sherink1820 · January 23

    AUTHORRR KEMNAA AJAAAA
    KANGENNNN
    WKAKAKAKAAKAA
    yaampu ni ff dri taon brp *lebay
    Wkakakaka
    Taeny cute dah
    Gabsa byngin taeny dance gtu
    Wkwkwkwkw
    Aduh
    Mntepp
    Yulsic ksian dah bru jg ktmu dh jaga jarak
    Wkakakakakaa
    Lnjut thor mntepp

    • soshiroyalroom9 · January 23

      ada aja saya mah, idenya yang suka ngilang ngilang xD

      • sherink1820 · January 23

        Wkaakakaa
        Dijagainnn thorr idenya πŸ™„πŸ™„
        Hahahahahaa

  2. hwangstephi · January 23

    Thor, update nya kurang lama thor πŸ˜‚πŸ˜‚
    So sweet so sweet gregetan gitu liat TaeNy πŸ˜‚πŸ˜‚

  3. Unyu · January 23

    Dancenya keren.. ngeliatin itu dance ngebayanginnya taeny.. haha

  4. kimyoobin · January 23

    SuMpah demi apa pun ff ini tuh sudah lama bwgd n syukurlah author mau melanjutkan part yg tertundaπŸ˜ƒπŸ˜‚ kangen taeny me miss u😚😚😚😚

  5. My Boo, TaeTae · January 24

    taeny makin lengket aja neh kaya lem ama kertas
    moga kedepannya taeny nikah beneran aja

  6. NewReader · January 24

    baru muncul lg ni ff πŸ™Œ kangen udah lama …
    sabar ya untuk yulsic sama hubungannya ,hihi
    kalau taeny mah cute

  7. zie2 · January 24

    rada lupa sma cerita nya hehe…
    taeny so sweet , yulsic kyk nya kudu bersabar tuh klu d depan umum wkwk

  8. Im d · January 24

    Bnr bnr mati suri ni ff.. Wah kejutan yg menyenangkan.. Poor yulsic.. Resiko klo pacaran sama ertong tu y kaya gto.. Sweet bgt c taeny

  9. kimseohwang · January 24

    Woaahhhhhhhh
    Sekian lama author gak nongol nongol, ,,ehh tiba tiba balik lagiπŸ˜€πŸ˜€
    Taeny anteng2 aja nih malahan ntr jatuh cinta beneran lagi..
    Yulsic baru ketemu sebentar udah pisah lagi. …

  10. vina · January 25

    Waaahh ini yg dtunggu” setelah skian abad, mksh thor msh dlanjutin ff ini, Taeny sweet dah, fany malu” kucing hahaha mg taeny jd beneran yak, yulsic br ketemu udh pisah lg,

  11. oeba yoonyul · January 25

    Akhirnyaaaa posting juga. Itu kasian yulsic ketat bgt aturan menejer.. Tunggu boom! Konfirm hahaha taeny manisssssss

  12. kim hwang · January 25

    Update juga akhirnya. Gue hampir lumutan nunggu nih ff

  13. DYM01 · January 27

    Woahhhhhhhh taeny romantin banget 😍😍😍😍😍

  14. . · January 29

    Akhirnya ini ff kena lanjut jugaπŸ˜‚ lngsung ngebayang taeny ngedance kaya gtuπŸ˜‚ itu lgi si fany asal nyosor cium tae gtuπŸ˜‚ sweet parah

  15. Nuny · February 13

    Taeny lagi sweet2an Yulsic lgi kangen2
    Fany yah udah berani nyosor duluan

  16. sfy69 · April 23

    Next.Daebak.

  17. 9@50N3 · May 6

    Ngebayangin tae dan phany ngedance hanya berdua dg sangat mesra, itu membuatku histeris sendirian seperti org gila wkhaha,,,.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s