We Got Married [5/?]

image

Author’s POV

Tiffany sedang sibuk mengotak-atik handphonenya sejak tadi dan dia begitu serius menatap layar handphonenya. Hari ini SNSD tidak ada jadwal dan Tiffany juga tidak sedang syuting WGM karna Taeyeon ada pekerjaan ke luar negri.

“Tiff, kau sedang apa ? Serius sekali.” Tanya Jessica lalu duduk disamping Tiffany kemudian mengambil remote dan menyalakan TV, dia lalu tersenyum ketika melihat iklan Yuri di TV.

Tapi yang ditanya bukannya menjawab malah semakin hanyut dalam dunianya. Merasa kesal karna pertanyaannya di abaikan, akhirnya Jessica memutuskan untuk mengintip dan mencari tau apakah hal yang membuat temannya itu begitu serius.

“OMG Tiff, ku kira sedang apa. Ternyata kau sedang stalking berita tentang Taeyeon.” Kata Jessica.

“Yah !!! Kau ikut campur urusan orang saja.” Seru Tiffany kesal, kemudian beralih tempat duduk agar Jessica tidak bisa menganggunya.

“Kau rindu padanya Tiff ?” Tanya Jessica dengan santai kemudian memasukkan camilan ke mulutnya.

“TIDAK !! Siapa bilang aku rindu padanya ?” Jawab Tiffany semakin kesal.

“Kau tidak perlu berteriak seperti itu kan ? Aku kan hanya bertanya, kenapa kau ini sensitif sekali. Kau sedang mens ?”

“Aish kau bisa diam tidak sih ?” Tiffany melempar bantal ke wajah Jessica yang untungnya tidak kena karna Jessica dengan cepat menghindar.

Karna tidak ingin semakin membuat ngamuk sahabatnya, akhirnya Jessica pun mencari tau sendiri. Dia kemudian membuka aplikasi twitter handphoneya dan mengetik nama ‘Taeyeon’ di kontak pencarian.

“[NEWS] Kim Taeyeon akan menjadi bintang iklan produk minuman isotonik di Thailand bersama seorang model dari Thailand yang bernama Janhae.”

Jessica semakin memperdalam pencariannya dan menemukan beberapa foto yang diambil oleh beberapa fans Taeyeon yang memperlihatkan kebersamaan Taeyeon dan Janhae di lokasi syuting. Ada juga video ketika syuting sedang berlangsung dimana disitu Taeyeon dan Janhae sedang jogging bersama lalu Taeyeon merasa kelelahan dan Janhae memberikan minuman isotonik yang mereka iklan-kan. Ada juga adegan Janhae mengelap keringat Taeyeon dengan mesra.

“Buahahahahahahaha” Jessica tertawa terbahak-bahak. Kini dia tau apa yang membuat sahabatnya itu naik darah

“Ada yang marah hey cemburu buta dia marah-marah padaku~” Jessica melengos ke dapur sambil menyanyi dengan nada meledek.

Kepala Tiffany sudah mengeluarkan asap sejak tadi. Dia sendiri juga bingung kenapa dia merasa kesal melihat Taeyeon dengan wanita lain.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sementara itu di Thailand….

“Taeyeon Oppa, aku adalah fans-mu.” Kata Janhae dengan malu-malu ketika mereka sudah selesai syuting.

“Terimakasih. Aktingmu bagus dan kau juga cantik.” balas Taeyeon.

“Hhmm bolehkah aku berfoto dan minta tanda tangan ?” Pinta Janhae dengan sedikit sungkan.

“Tentu saja boleh.”

Mereka kemudian berfoto bersama dan berbincang sebentar.

“Taeyeon-ah, kita harus segera kembali ke Korea. Aku sudah membeli tiket untuk kita.” Kata manager

“Oh ? Kapan pesawat kita akan berangkat ?” Tanya Taeyeon. Janhae sudah pergi dari tadi karna dia juga masih ada jadwal lain.

“Sekitar 3 jam lagi.” Jawab manager setelah melihat jam ditangannya.

“Hmm Hyung, bisakan kita mampir ke mall sebentar ? Aku ingin membelikan sesuatu untuk seseorang.” Tanya Taeyeon lalu memakai jaketnya dan bersiap-siap pergi dari lokasi syuting setelah berpamitan kepada para kru.

“Kau tidak usah menyebutkan seseorang segala. Memangnya kau pikir aku tidak tau bahwa ‘seseorang’ yang kau maksud itu adalah Tiffany ? Dasar.” Manager-Hyung menjitak pelan kepala Taeyeon.

Mereka kemudian masuk ke mobil dan menuju ke mall terdekat.

“Hyung, aku harus membelikan apa untuk Tiffany ?” Tanya Taeyeon ketika mereka sudah memasuki mall.

“Mana aku tau, kan kau yang mau memberikan hadiah ? Kenapa bertanya padaku ?”

“Ish kau ini bukannya membantuku malah membuatku semakin susah.” Kesal Taeyeon lalu berjalan mendahului managernya untuk mencari hadiah yang cocok untuk Tiffany.

Sudah 1 jam Taeyeon berkeliling mall untuk mencari hadiah yang pas yang ingin dia berikan pada Tiffany, tapi belum ada satupun barang yang menarik perhatiannya.

“Yah babo, kenapa lama sekali ? Kau ingin kita ketinggalan pesawat hah ?!” Manager Hyung sudah kesal karna jika tidak cepat maka mereka akan ketinggalan pesawat dan Manager Hyung akan dimarahi habis-habisan oleh Presdir Sooman.

“Aish Hyung aku bingung sekali.” Taeyeon mengacak rambutnya frustasi. Merasa bodoh karna dia tidak tau hal apa yang disukai oleh Tiffany, itulah kenapa sejak tadi dia bingung ingin memberikan apa.

“Sudah sana masuk. Aku tidak mau tau kau harus menemukan hadiahmu disana !” Manager Hyung mendorong Taeyeon ke arah toko perhiasan.

“Silahkan Tuan, ada yang bisa kami bantu ?” Tanya pelayan tersebut menggunakan bahasa inggris.

“Aku ingin mencari hadiah untuk seseorang. Bisakah kau pilihkan yang spesial disini ?”

“Oh kalau begitu Anda datang disaat yang tepat. Barang ini baru saja datang dan ini adalah produk terbaru kami. Barang ini juga limited edition, pasti Anda akan sangat suka.” Pelayan itu mengambil barang yang dimaksud dan memperlihatkannya ke Taeyeon.

image

“Gembok dan Kunci adalah dua hal yang sudah ditakdirkan bersama dan sulit dipisahkan. Anda bisa memberikannya kepada seseorang special Anda. Dan jika Anda mau, Anda boleh menuliskan inisial nama Anda dan pasangan Anda. Tidak perlu tambah biaya Tuan.” Jelas pelayan itu.

“Baiklah. Aku ambil yang ini.” Taeyeon tersenyum puas karna setelah berkelana keliling mall akhirnya dia bisa menemukan hadiah yang pas.

“Aku juga ingin menuliskan inisial.” Kata Taeyeon lagi.

“Baiklah Tuan, silahkan tulis disini.” Pelayan itu menyodorkan secarik kertas dan pulpen.

“Hhmm mau nulis apa ya ?” Taeyeon mengetuk-etukkan pulpen itu di kepalanya. Berusaha memikirkan nama yang pas yang akan dia tulis.

“Tulis saja ‘TaeNy’ kau ini lemot sekali. Kita sudah hampir terlambat bodoh !” Manager Hyung lagi-lagi menjitak kepala Taeyeon.

“TaeNy ? Apa itu ?” Tanya Taeyeon bingung.

“TaeNy itu TAEyeon TiffaNY.” Jawab manager hyung sambil menekankan kata Tae dan Ny.

“Wah Hyung, kau pintar sekali.” Seru Taeyeon.

“Cih, kau baru tau ya ?.”

“Ini tulisannya. Mohon secepatnya dibuat.” Taeyeon menyerahkan kertas itu kepada pelayan tadi.

“Baiklah Tuan, mohon tunggu sebentar.” Kata pelayan wanita tersebut lalu menghilang di balik sebuah ruangan khusus untuk menyelesaikan pesanan Taeyeon.

“Hyung, jadwalku selanjutnya apa lagi setelah dari sini .?” Tanya Taeyeon lalu membuka aplikasi instagramnya. Dia tersenyum ketika mendapatkan komentar-komentar positif dari para fansya tentang TaeNy.

“Besok kau masih harus syuting WGM, tapi setelah dari sini kau tak ada jadwal.” Jawab manager hyung sambil terus melihat jam ditangannya dan berharap agar pesanan Taeyeon bisa cepat selesai jadi mereka masih bisa mengejar pesawat.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jessica sedang mengeringkan rambutnya menggunakan handuk karna dia baru saja selesai mandi.

“Jess, ada tamu untukmu~.” Terdengar suara Sunny dari luar.

“Huh tamu ? Siapa ya ?….Iya tunggu sebentar~” balas Jessica. Dia kemudian merapikan pakaiannya dan keluar untuk menemui tamu tersebut.

“Hai Sica.” Sapa tamu tersebut yang tak lain adalah kekasihnya, Kwon Yuri, ketika Jessica baru saja sampai di ruang tamu.

“Yul ? Tumben kau bertamu, ada apa ?.” Tanya Jessica lalu duduk disamping Yuri. Member SNSD lainnya tidak terlihat, hhmm mungkin mereka ada di kamar. Pikirnya.

“Aku hanya ingin bertemu denganmu. Apa aku mengganggumu ?” Tanya Yuri balik sambil mengelus pelan kepala Jessica dengan penuh sayang.

“Tidak. Kau tidak menggangguku.” Jessica tersenyum manis, dia selalu suka jika Yuri memperlakukannya seperti itu.

“Aku rindu padamu.” Yuri menarik kepala Jessica agar bersandar dibahunya. Dan Jessica sangat merasa nyaman di bahu Yuri, menurutnya bahu Yuri adalah tempat ternyaman kedua setelah tempat tidurnya tentu saja hahaha.

“Bukankah kemarin kita baru bertemu ?.” Jessica memainkan jari-jari tangan Yuri lalu menautkan jari-jari mereka.

“Aku selalu merindukanmu. Setiap menit dan detik, setiap hembusan napasku.” Yuri mencium puncak kepala Jessica.

“Hentikan Yul, jariku keriting.” Jessica menepuk pelan punggung tangan Yuri.

“Aku mengatakan yang sebenarnya Sica.”

Untuk beberapa saat tidak ada lagi yang buka mulut diantara mereka. Keduanya hanyut dalam kenyamanan yang hanya bisa mereka rasakan ketika berdua seperti ini.

“Sica-ah, apa kau yakin padaku ?.” Suara Yuri tiba-tiba serius. Jessica melepaskan kepalanya dari bahu Yuri dan menatap Yuri, tapi sayangnya pria itu malah menatap kedepan.

“Apa maksudmu Yul ?” Tanya Jessica bingung. Hatinya mulai dirundung perasaan tak enak.

Yuri berbalik dan menatap Jessica. Lurus dan dalam ke matanya.

“Apa kau yakin padaku Sica ?.” Tanya Yuri untuk kedua kalinya.

“Yuri, aku tidak mengerti dengan apa yang kau bicarakan.”

“Jessica, aku ingin serius denganmu. Aku sangat sangat mencintaimu. Aku serius dengan hubungan kita meskipun hubungan kita masih baru, tapi aku serius padamu Sica.” Ucap Yuri dengan penuh ketulusan dengan masih menatap mata Jessica.

Jessica tersenyum. Dia mengangkat tangannya dan menempelkannya di pipi Yuri kemudian mengelusnya pelan.

“Yuri-ah, aku hargai keseriusanmu. Tapi aku ingin menjalani hubungan ini dengan pelan-pelan dan tidak terburu-buru. Kita ini bekerja di industry hiburan, sangat sulit untuk menjalani hubungan percintaan Yul.” Jessica mencoba menjelaskan pelan-pelan. Tak ingin menyakiti hati Yuri atau membuat mereka malah bertengkar.

Yuri menghela napas. “Maaf, aku hanya takut.” Kata Yuri dengan pelan dan menundukkan kepalanya.

“Apa yang kau takutkan hhmm ?” Tanya Jessica.

“Sigh entahlah. Akhir-akhir ini aku merasa tidak enak hati. Dan aku selalu memikirkanmu.”

“Lidahmu itu terlalu banyak mengecap gula. Dasar cheesy ball.” Jessica memukul pelan lengan Yuri

“Hey, aku mengatakan yang sebenarnya.” Yuri menahan tangan Jessica yang terus-menerus memukul lengannya.

“Huh aku tidak percaya.” Jessica mencoba mengelak tapi wajahnya sudah memerah.

“Kok wajahmu merah ? Kau malu ya ?.” Yuri mulai menggodanya.

“Yah ! Lepaskan tanganku !.” Jessica meronta. Mencoba melepaskan cengkraman tanganbl Yuri.

“Tidak mau.” Yuri malah menarik Jessica hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa inci saja.

“Kau cantik kalau begini. Lucu.” Yuri merapikan poni Jessica yang sedikit berantakan.

Dug dug dug dug dug.

“Ya Tuhan, terimakasih kau telah memberikan dia untukku.” Ucap Jessica dalam hati.

Jessica tersadar dari lamunannya ketika dia merasakan sesuatu yang lembut menyentuh bibirnya. Butuh beberapa detik untuk Jessica sadar bahwa saat ini Yuri sedang menciumnya. Tidak mencium mungkin, karna Yuri tidak menggerakkan bibirnya tapi hanya menempelkan bibirnya saja.

“YAH !.” Teriak Jessica ketika Yuri sudah menjauhkan wajahnya.

“Kenapa kau menciumku pabo ??!!.” Jessica kembali memukul Yuri tanpa henti.

“Aww yah kenapa kau memukulku ? Memangnya salah jika aku mencium pacarku ?.” Kata Yuri ketika Jessica sudah berhenti menyiksannya.

“Itu…ciuman pertamaku.” Jessica mengucapkan dua kata terakhir dengan pelan. Tapi sayangnya telinga tajam Yuri masih bisa menangkapnya.

Cengiran bodohnya mulai terlihat di wajahnya.

“Jadi…aku adalah ciuman pertamamu huh .?” Yuri mencolek lengan Jessica yang sekarang sedang menutup wajahnya dengan kedua tangannya karna dia yakin wajahnya sudah seperti kepiting rebus sekarang.

“Hey Sicababy, jangan tutup wajahmu.” Yuri mencoba menarik tangan Jessica yang menghalangi wajahnya dan berhasil. Tapi Jessica malah menunduk.

“Sica-ah, jangan malu-malu begitu.”

“Ini kan gara-gara kau pabo Seobang !.”

“Hahaha oke oke maafkan aku Mrs. Kwon.”

“Ih siapa juga yang mau menjadi istri Kwon babo sepertimu.”

“Ada. Kau. Kau memanggilku Seobang tadi berarti kau adalah istriku, Mrs. Kwon.” Yuri tak berhenti menggoda Jessica karna itu adalah hobinya.

“Ish kau menyebalkan.”

“Baiklah baiklah maaf.” Yuri menarik Jessica ke pelukannya. “I love you Sicababy.” Yuri mengecup puncak kepala Jessica.

“I love you too Seobang~.”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pagi ini suasan di sebuah taman di pinggiran kota Seoul tampak ramai dan riuh. Banyak orang berlalu lalang kesana kemari mempersiapkan segalanya. Ada yang membawa kursi, ada yang membawa kamera dan juga perlengkapan lainnya.

Saat ini tentu saja sedang dilakukan syuting lanjutan untuk WGM pasangan Taeyeon dan Tiffany dimana hari ini akan dilakukan upaca pernikahan.

image

Taeyeon sudah rapi dan tampan dengan menggunakan tuxedo hitam dengan kemeja putih dan dasi kupu-kupu, gaya rambutnya membuat penampilannya terlihat cool dan fresh. Tapi ekspresi wajahnya kusut. Dia sudah mondar-mandir sejak tadi, wajahnya tampak khawatir. Kenapa ? Karna Tiffany belum juga datang dan syutingnya akan segera di mulai.

“Hai bro, kau gelisah sekali. Kenapa ?” Tanya Sooyoung yang menghampiri Taeyeon. Dia juga tidak kalah tampannya dengan tuxedo berwarna biru tua yang stylenya sama dengan Taeyeon.

“Tiffany belum datang. Dan syutingnya akan dimulai sebentar lagi.” Taeyeon melihat jam ditangannya.

Tak lama kemudian terdengar suara ribut-ribut. Taeyeon dan Sooyoung sama-sama menoleh untuk melihat ke sumber suara dan menemukan Tiffany yang sedang berjalan menuju ke sebuah tenda yang disiapkan untuk berganti baju.

“Bersiaplah Taeng, pengantinmu sudah datang.” Sooyoung menepuk pelan pundak Taeyeon lalu berjalan menuju kursi yang sudah disiapkan untuk para tamu undangan. Tampak disana ada anggota F4 lainnya yang kompak menggunakan tuxedo dan semua member SNSD yang cantik dengan menggunakan dress putih dan juga beberapa staff yang ditunjuk sebagai orang tambahan untuk memenuhi kursi tamu.

“1..2..3 action.” Teriak sang sutradara yang menandakan syuting dimulai.

“Hai bertemu lagi dengan saya Jungmin dan teman saya Nayoung dalam acara WGM~.” Sapa MC Jungmin.

“Woahh ramai sekali disini. Baiklah, hari ini adalah episode yang sudah ditunggu-tunggu oleh para pecinta WGM khususnya para fans TaeNy dimana hari ini mereka akan meresmikan hubungan mereka sebagai sepasang suami-istri.” Seru Nayoung.

“Mari kita hampiri mempelai pria yang sudah terlihat bergetar di altar sana.” Canda MC Jungmin. Mereka berdua lalu berjalan menghampiri Taeyeon.

“Hello Taeyeon-sshi.” Sapa MC Jungmin ketika mereka sudah sampai di depan. Taeyeon terperanjat kaget karna sejak tadi dia hanya sibuk menenangkan jantungnya yang terasa akan meledak keluar.

“Oh maaf jika kami mengagetkanmu. Apa kau gugup .?” Tanya MC Nayoung.

“Aahh maaf. Iya jujur saja aku sangat gugup, rasanya jantungku seperi akan meledak. Ini seperti sungguhan.” Jawab Taeyeon.

“Ini hanya pura-pura Taeyeon-sshi, oh apa kau berharap ini sungguhan ?” Tanya Jungmin dengan nada menggoda.

“Tidak hahaha.” Taeyeon tertawa untuk menutupi kegugupannya.

Tak lama kemudian terdengar suara musik ala pernikahan. MC Jungmin dan MC Nayoung segera menyingkir agar upacara itu bisa berjalan lancar.

“Goodluck Taeyeon.” Ucap Jungmin sebelum mereka menjauh.

Mata Taeyeon sama sekali tak berkedip menatap gadis dihadapanya. Tiffany menggunakan wedding dress berwarna putih dan sangat sangat cantik. Di kanan dan kirinya ada Jessica dan Sunny yang ditunjuk sebagai pendamping.

Sama halnya dengan Taeyeon, mata Tiffany-pun tak lepas dari Taeyeon. Dia begitu terpesona dengan ketampanan Taeyeon dan wajah baby-face-nya adalah nilai plus dari kesempurnaan seorang Kim Taeyeon. Amarahnya pada Taeyeon kemarin langsung lenyap tanpa jejak.

“Aku titipkan dia padamu Taeyeon. Jagalah dia.” Kata Jessica, dia menyerahkan tangan Tiffany ke Taeyeon dan langsung diraih oleh Taeyeon. Mereka berbalik untuk berhadapan dengan pak pendeta.

“Kim Taeyeon, bersediakah kau menjadikan Tiffany Hwang sebagai istrimu dan menjaganya sepenuh hatimu ?”

“Ya ! Aku bersedia.” Jawab Taeyeon dengan lantang.

“Tiffany Hwang, bersediakah kau menjadikan Kim Taeyeon sebagai suamimu dan menjaganya sepenuh hatimu ?.”

“Ya, aku bersedia.”

“Aku resmikan kalian sebagai sepasang suami istri. Taeyeon, kau boleh mencium pasanganmu.”

Mereka berhadapan dan saling menatap dengan malu-malu. Taeyeon mulai mendekat dan mencium kening Tiffany cukup lama. Setelah itu mereka bertukar cincin.

“Para hadirin sekalian. Mari ucapkan selamat kepada pasangan baru kita, Taeyeon dan Tiffany.” Seru MC Jungmin.

Para hadirin berdiri dan bertepuk tangan dengan meriah.

Taeyeon mendekat ke arah Jungmin dan membisikan sesuatu. Setelah itu MC Jungmin memberikab micnya kepada Taeyeon.

“Ehem ehem…sebelumnya ada yang ingin aku katakan. Boleh ?” Taeyeon menatap sutradara, bertanya apakah dia boleh melakukannya atau tidak. Dan anggukan kepala dari sutradara cukup membuat Taeyeon yakin.

“Aku berterima kasih kepada sutradara dan para staff WGM yang menjodohkanku dengan Tiffany, aku sangat senang mendapatkan istri sepertinya.” Taeyeon berhenti sejenak dan menatap Tiffany. Dia kemudian merogoh saku celananya dan mengeluarkan hadiah yang kemarin dia beli.

“Kalung ini sebagai simbol pernikahan kita. Aku harap kita bisa menjadi pasangan yang baik selama WGM ini berlangsung.”

“Taeyeon-sshi, bisa kau jelaskan maksud dari kalung ini ?” Tanya Nayoung.

“Gembok dan kunci adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan dan sudah ditakdirkan bersama. Aku memakai kalung kunci dan Tiffany memakai kalung gembok. Jadi hanya aku yang boleh membuka hatinya.” Jelas Taeyeon. Semua bersorak mendengarkan penjelasan Taeyeon yang cheesy itu. Sedangkan Tiffany hanya bisa menunduk malu.

“Dia ini orangnya berani juga.” Pikir Tiffany.

Setelah itu Taeyeon dan Tiffany saling memakaikan kalung masing-masing.

Acara resepsi dilanjutkan, hidangan sudah siap untuk disantap oleh para tamu yang hadir. Terlihat Sooyoung sudah mengambil semua jenis makanan yang berjejer di meja makan.

“Yaahh ! Kau jangan membuat malu tau.” Yuri mengetuk pelan kepala Sooyoung.

“Biar saja. Ini semua gratis, lagi pula jarang ada kesempatan seperti ini dan kau jangan mengangguku.” Sooyoung mendorong pelan tubuh Yuri agar dia menjauh dan tidak menganggu waktu kencannya dengan makanan.

“Tiff~~~~ selamat ya. Akhirnya kalian resmi menjadi suami-istri.” Jessica, Sunny, Seohyun dan Hyoyeon menghambur memeluk Tiffany dan mengucapkan selamat.

“Ahh ini kan hanya akting. Bukan serius.”

“Tapi betulan lho. Kalian cocok sekali.” Seru Jessica.

“Maaf menganggu, bolehkan aku pinjam Tiffany ? Kami harus pemotretan dulu.” Taeyeon menghampiri para gadis-gadis dan menggenggam tangan Tiffany.

“Boleh saja. Dia milikmu. Ambilah.” Kata Sunny sambil mendorong tubuh Tiffany ke arah Taeyeon.

“Maaf permisi ya.” Taeyeon menarik Tiffany menuju ke tempat dimana mereka akan melakukan sesi foto pernikahan mereka.

“Kau berani juga ya.” Kata Tiffany, sedikit berbisik.

“Apa maksudmu ?.” Tanya Taeyeon bingung.

“Tidak apa-apa.” Tiffany menahan kata-katanya karna stylist unnie mendekat dan mulai merapikan make up mereka.

Berbagai pose foto sudah mereka lakukan dan tak sedikit orang yang memuji mereka karna mereka sangat serasi dan berharap bahwa suatu saat mereka bisa menjadi pasangan sungguhan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Syuting sudah selesai dan semua kru sedang merapikan barang-barang yang mereka pakai untuk syuting tadi.

Taeyeon sedang merapikan barang-barangnya. Anggota F4 lainnya sudah pulang karna mereka memiliki jadwal yang padat. Begitu juga dengan member SNSD yang memiliki jadwal yang sama padatnya.

“Taeyeon ? Kau belum pulang ?” Tanya Tiffany ketika dia tidak sengaja lewat dan melihat Taeyeon masih merapikan barang-barangnya. Manager Hyung sedang membicarakan masalah jadwal dengan pak sutradara.

“Oh ? Aku masih merapikan barang-barangku, lagipula jadwalku tidak ada lagi jadi masih bisa sedikit santai. Kau kenapa belum pulang ?” Tanya Taeyeon ketika melihat Tiffany membawa barang-barangnya.

“Mana managermu ?” Tanya Taeyeon lagi.

“Mobilku bermasalah jadi dia harus mengurusnya ke bengkel. Assistenku sudah pulang duluan karna ada keperluan. Jadi aku harus menunggu managerku baru aku bisa pulang.” Jawab Tiffany.

“Mau pulang bersamaku ?” Taeyeon memberikan penawaran.

“Ne ?!” Tiffany terkejut. Apakah dia tidak salah dengar ? Benarkah Taeyeon mengajaknya pulang ?

“Iya, aku antar kau pulang.” Taeyeon mengatakan sekali lagi.

“Apa tidak merepotkanmu ? Bagaimana dengan managermu ?” Tiffany mencoba menolak dengan tidak langsung. Bukannya dia tidak mau, hanya saja dia malu.

“Aku tidak merasa direpotkan. Ayo, aku antar kau pulang. Kemarikan barangmu, biar aku bawa.” Taeyeon mengambil barang-barang Tiffany tanpa menunggu persetujuan dari Tiffany.

“Hyung, aku minta kunci mobil.”

“Untuk apa ?.” Tanya manager hyungnya yang masih sibuk mengurusi jadwal Taeyeon.

“Aku akan mengantar Tiffany pulanya. Mobilnya sedang rusak.”

“Kau yakin ?” Managernya bertanya. Apakah Taeyeon tidak memikirkan dampaknya jika ketahuan oleh paparazzi ? Kenapa anak ini tiba-tiba berani. Pikirnya.

“Aku yakin Hyung, kemarikan kunci mobilku.” Taeyeon menunjukkan tangannya.

“Ini. Hati-hatilah dan langsung pulang setelah kau selesai mengantarnya.” Manager Hyung melemparkan kunci mobil Range Rover putih milik Taeyeon.

“Oke Hyung.”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Selama perjalanan, belum ada yang berani buka suara. Taeyeon hanya sibuk menyetir dan Tiffany hanya sibuk melihat pemandangan di luar.

“Kau menjadi pendiam hari ini ? Apa kau sakit ?” Tanya Taeyeon yang memecah keheningan.

“Aku tidak apa-apa, mungkin hanya lelah saja.” Tiffany menyandarkan kepalanya di senderan kursi.

“Kau tidur saja. Jika sudah sampai aku akan membangunkanmu.”

“Memangnya kau tau rumahku ?” Tiffany bertanya dengan nada terkejut.

“Rumah kita searah. Dan aku pernah melihatmu di depan rumahmu. Jadi aku tau.”

“Baiklah, lagi pula aku ngantuk hooaamm” Tiffany menguap dan matanya mulai terasa berat.

“Khaa kenapa kau cantik sekali huh ? Apa aku mulai jatuh cinta padamu ? Tidak tidak aku mungkin hanya kagum saja padanya. Kau jangan berpikir macam-macam Kim Taeyeon.”

Tak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah Tiffany.

“Fany Tiffany hey bangunlah. Kita sudah sampai.” Taeyeon menepuk pelan tangan Tiffany untuk membangunkannya.

“Huh ? Oh terimakasih Taeyeon.” Tiffany segera turun dan membawa barang-barangnya.

Taeyeon menurunkan kaca jendelanya dan menunduk untuk melihat Tiffany.

“Cepatlah masuk dan istirahatlah.”

“Ne, terimakasih. Kau hati-hatilah dijalan.” Tiffany melambaikannya tangannya ke Taeyeon. Lalu mobil Taeyeon mulai berjalan menjauh hingga menghilang di balik tikungan.

[BREAKING NEWS] Kim Taeyeon dan Tiffany Hwang terlihat bersama setelah syuting WGM sudah selesai dan Taeyeon juga mengantarkan Tiffany pulang.

“Sigh, benarkan dugaanku ?.” Manager Hyung memijit pelipisnya. Dia sudah membayangkan reaksi Sooman Sajangnim tentang hal ini.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tiffany merebahkan tubuhnya di kasur empuknya. Hari ini begitu melelahkan baginya tapi dia senang, terutama dengan sikap Taeyeon padanya hari ini.

Dug dug dug dug

“Khaa kenapa memikirkannya membuat jantungku berdebar ? Aish kau jangan berlebihan Miyoung. Kau dan dia hanya pasangan bohongan untuk akting. Tidak lebih.” Tiffany bergumam.

“Tapi….sikap gentlenya itu haaaaaa hentikan >.<."

Tiffany tiba-tiba menyentuh kalung gemboknya.

"Dia bilang hanya dia yang bisa membuka hatiku. Dan sepertinya dia berhasil. Eeyyy Stephanie Hwang, cukup sampai disitu !!" Tiffany menatap foto dirinya dan memarahi dirinya sendiri.

Tak lama kemudian dia sudah menjelajah alam mimpi.

-TBC-

Alohaaaaa gue baru balik lagi *ditimpukin batu akik sama reader #lho* maap baru balik lagi hahaha.

Advertisements

38 comments

  1. sherink1820 · April 6, 2015

    Behh thorr kemana ajaa wkakaka
    Kangen bngt sma WGM
    Aduh taetae romantis bgntt yakk
    Yang ada aja paparazzi dimana mna
    Lanjut thorr jgn lama lagi yaa heheh

  2. Andro · April 6, 2015

    Thorrrrrr, bogoshippo….
    Makasih udh lanjutin nih ff, sumpah seneng bgt bca..
    Gomawo thor πŸ˜€

  3. Andro · April 6, 2015

    Maaf ya thor, br komen..
    Hehehe
    #kabur sblm dhajar author

  4. Airin · April 6, 2015

    kayaknya taeny dagh sama-sama saling suka nich
    tapi gimana reaksi agenci kalau mereka itu saling suka

  5. Kimrahmahwang · April 6, 2015

    Setelah sekian lama bolak balik ini wp akhirnya update juga huaaa

    Gilee yul kata2 lu manis banget sumveh, gimana sica gamakin cinta sama lu
    *prokprokprok* tepuk tangan buat taengo, baru jadi pasangan bohongan aja udah manis begitu gimana kalo asli coba…fix banget tuh taeny mulai ada rasa satu sama lain ahayy acikidaw πŸ˜€

  6. hutamikim93 · April 7, 2015

    akhirnya update wkwkk..
    ahh taeny coba itu nikah beneran huaaa wkwkwk
    taeyeon suami idaman banget dah ahh,, sweet binggo^^

  7. yulsicfamily · April 7, 2015

    Huaaaaaaa,so sweet bgt ah taeny , ayo dong bnrn merried hahaha

  8. NewReader · April 7, 2015

    kayanya taeny udah mulai jatuh cinta 😁 Hehe

  9. SAFIN · April 7, 2015

    Jgn lama2 dong thor perginyeee … muehehehe cieee taeny

  10. isnaeni · April 7, 2015

    cieeee…
    taeny tambah romantis aja sihhh
    yulsicnya kurang thor
    fany kagak jadi cemburu lagi tuh ma taetae?
    lanjut thor

  11. My Boo, TaeTae · April 7, 2015

    Taeny udah saling suka kenapa gx jadian beneran aja

  12. holmesrand0505 · April 7, 2015

    Uhm taeny makin mesra aja..hahaha
    Thor mau nanya nnti ada ++ nya ngga? Hehehe
    *plaaakkkk

  13. sauqyt · April 7, 2015

    aww melelehh guaaaa
    lanjut thor

  14. joo · April 7, 2015

    Taeny ketauan… ckck~~ masih ga mau ngaku fany.. Next

  15. oyol · April 8, 2015

    ah thour gue udah nunggu ni ff, gua kira gdilanjutin. tapi yee keren thour

    aduh janhae cuma fans jadi jangan cemburu fany. haha

  16. Lian Hwang · April 9, 2015

    hahh akhirnya muncul juga ni ff untung belum jamuran,,
    taeny nikah beneran donk

  17. vina · April 10, 2015

    skian lama author menghilang akhirnya update jg, thx bgt ff ini msh dlanjut n yg gw tunggu2, cieee tae ngasih oleh2 buat fany, udh deh blg aja klo kalian salig jatuh cinta, dtunggu lanjutannya

  18. emirist2306 · April 10, 2015

    yang ditunggu tunggu akhirnya muncul juga hahaha , kangen thor sama ff mu hehehe
    taeny makin deket nih, tinggal tunggu jadiannya hahaha

  19. kimbietuksworlds99 · April 14, 2015

    thor anyeong. lama bner thor kambeknya! y udh maap. lanjut thor

  20. deep blue sea · April 16, 2015

    waaaah akhirnya update. hehehe

  21. ainun · April 19, 2015

    Welcomeback thor…
    Wah udah lama banget yah..
    Ciee tiffany cemburu
    Taeny makin sweet ajee
    Gimana reaksi ceo mendengar kabar tersebut???

  22. dongsaeng · April 20, 2015

    yeah author nya updet lg,,,
    ekhm taeny dah pd saling suka beneran tuh,,,
    next nya di tggu thor…

  23. kimhwangTT · May 18, 2015

    huwaaaaaa udah mulai rasa” nih taeny..???
    mungkin akan maried benran tuh.. hahahah
    next capt. jangan lama” thor

  24. Eun Ra Hwang · June 4, 2015

    mudah-mudahan married beneran .. wkwkwkw :3
    thorr lanjutt ya … jgn lama-lama oke ?!

  25. YulSicc Jung · October 10, 2015

    Thorr…gw hrp mreke jadi benerannn….kpn neh kelanjutannya..smngat yaa..
    Jd pingin kalungnya taeny…kyaa,!! Cantik indah sekali…

  26. vina · October 19, 2015

    Gak ada kelanjutannya pdhl nungguin

  27. maqychan · November 9, 2015

    Wow, emang cocok sih
    couple terhebat😊

  28. kim hwang · February 17, 2016

    Ciee ciee yang cemburu *bantu Jessica ngegoda Tiffany

    TaeNy cepet2 official aja

  29. kimie · October 16

    taeny nikah..yeaahhh walau cuma dlm acara sih..
    cieeee yul udah ngambil ciuman pertama sica..barokah lu..

  30. DYM01 · January 27

    Hahahaha tiffany cemburu πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ tenang tiff tae udh sma kamu kok πŸ˜‚πŸ˜‚

  31. Nuny · February 13

    Fany udah mulai cembokur…
    Cepet2 nikah beneran dah taeny,, udah saling jatuh cinta juga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s