Because I Love You

Hola ‘-‘)/ saya balik lagi dengan membawa oneshoot…….*drum rolls* TAENY yeay prok prok prok. Tenang, ini bakalan happy ending kok hehehe, buat permohonan maaf ke Locksmith soalnya yang pertama sad ending ^-^v. Monggo~~~

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

taeny2

Cast : Kim Taeyeon, Tiffany Hwang

Genre : Genben, Sad, Romance

[FLASHBACK]

Bagi setiap orang, bisa menikah dengan orang yang mereka cintai adalah sebuah kebahagiaan yang tidak bisa digantikan oleh apapun. Begitu juga dengan Taeyeon, dia begitu bahagia ketika kedua orang tuanya menjodohkan dia dengan wanita yang selama ini menjadi incarannya, Tiffany Hwang. Dia bertemu dengan Tiffany disebuah cafe, saat itu Tiffany bekerja part time sebagai penyanyi disana dan Taeyeon langsung jatuh cinta pada pandangan pertama dan langsung mencari tau tentang sosok Tiffany.

Namun sayang, kebahagiaannya hanya sebentar. Awalnya Taeyeon merasa terkejut karna ketika dihari pernikahan mereka, Tiffany menunjukkan kebahagiaannya di depan publik, senyumnya mengembang dan dia terus menggandeng tangan Taeyeon untuk menemui para tamu, tapi ketika acaranya sudah selesai, Tiffany berubah total. Tidak ada lagi senyuman indahnya, tidak ada lagi tangan yang menggandeng erat tangan Taeyeon. Dia menjadi sangat dingin.

Dan ini adalah hari dimana usia pernikahan mereka sudah mencapai 6 bulan. Taeyeon sama sekali belum menyentuh Tiffany. Bahkan mereka tidur dikamar yang berbeda meskipun sekarang mereka tinggal di sebuah apartmen mewah. Taeyeon hanya bisa menghela napas, Tiffany benar-benar memperlakukannya seperti orang asing…tidak. Bahkan Tiffany sering menganggapnya tidak ada. Taeyeon hanya bisa bersabar dan pasrah. Dia terlalu mencintai gadis itu untuk melepasnya begitu saja. Lagipula, Taeyeon juga tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya terutama kedua orang tua Tiffany jika mereka mengetahui keadaan yang sebenarnya.

“Ouch….kenapa dunia berputar ? apa ada gempa ?” Taeyeon dikejutkan dengan suara yang sangat dia kenal.

“Fany-ah !!” Taeyeon langsung beranjak dari kursi lalu menghampiri sang istri yang tampak sedang mabuk dan berjalan sempoyongan.

“YAH ?! Kau siapa ?!” Tiffany berusaha melepaskan diri dari Taeyeon tapi tidak ada hasil. Taeyeon semakin erat menggandengnya lalu membawanya ke kamar.

“Kau tunggu disini, aku akan ambilkan minum.” ucap Taeyeon setelah selesai membaringkan Tiffany.

Tidak lama kemudian, Taeyeon datang dengan membawa segelas air. Tapi ternyata Tiffany sudah tertidur dengan pulas.

“Kenapa kau seperti ini Fany-ah ? Tidak bisakah kau bersikap baik padaku ?” ucap Taeyeon sambil mengusap pelan kening Tiffany setelah itu menciumnya.

“Saranghae Tiffany.” Taeyeon lalu keluar dari kamarnya.

Keesokan harinya…..

Taeyeon sedang menyiapkan sarapan pagi untuk Tiffany. Tidak lama kemudian terdengar suara langkah kaki seseorang kemudian dilanjutkan dengan suara kaki kursi yang berdecit. Tanda ada seseorang duduk. Taeyeon tidak perlu menoleh karna dia sudah tau itu pasti Tiffany. Sedangkan Tiffany sedang asyik menikmati rotinya sambil mengutak-atik handphonenya kemudian dia menempelkan telpon itu ditelinganya.

“Halo ? Oppa~ I miss you hehe…bisakah kita bertemu sekarang ? aku sangat merindukanmu.” ucap Tiffany dengan nada manja.

Taeyeon bukan tidak mendengar percakapan itu. Tentu saja dia mendengarnya karna Tiffany tepat berada dibelakangnya dan jarak di antara mereka hanya sekitar 4 langkah, belum lagi suara Tiffany yang nyaring membuat Taeyeon harus kembali menahan rasa sakit dihatinya yang sudah terluka mendengar Tiffany bicara dengan nada seceria itu. Suara yang belum pernah Taeyeon dengar selama ini dan yang lebih parah itu ditujukan bukan untuk dirinya.

“Aku akan sarapan dengan Siwon Oppa, kau tidak perlu repot-repot membuat sarapan untukku.” Tiffany kembali dingin lalu dia pergi ke kamarnya.

“Ya.” jawab Taeyeon pelan. Akhirnya dia memutuskan untuk membungkus makanan yang dia buat untuk diberikan ke satpam dikantornya karna Taeyeon bukanlah orang yang suka membuang-buang makanan.

“Mau aku antar ?” tanya Taeyeon setelah dia melihat Tiffany keluar dari kamarnya dan pakaiannya sudah rapi.

“Tidak perlu. Aku bisa naik taksi.” Tiffany segera keluar dari apartmennya. Dan lagi, Taeyeon hanya bisa menghela napas melihat perlakuan istrinya itu.

Dan begitulah hari-hari yang dilalui Taeyeon, dia selalu mengalami siksaan batin bahkan sekarang hatinya sudah benar-benar hancur ketika malam itu, tepat jam 1 malam, Tiffany membawa Siwon ke apartmen mereka dan mereka bermesraan didepan mata Taeyeon ketika dia keluar untuk mengambil minum. Airmatanya tumpah, dia tidak menyangka istrinya akan melakukan hal yang sehina ini. Berselingkuh dengan namja lain ketika usia pernikahan mereka genap satu tahun. Taeyeon sudah tidak tau harus melakukan apa. Hatinya sudah benar-benar rusak parah.

“Taeyeon-ah ? Tae ? YAH KIM TAEYEON ?” teriak Sooyoung dan membuat Taeyeon terperanjat dari tempat duduknya.

“Ck apasih ?!”

“Kau ini dari tadi melamun saja. Kenapa sih ? Akhir-akhir ini kau sering melamun, padahal perasaan perusahaan kita sedang berkembang pesat. Hey, apa yang kau pikirkan huh ?”

“Tidak ada. Aku hanya sedikit lelah saja.” jawab Taeyeon berbohong.

“Kau ada masalah dengan Tiffany ya ?” tanya Sooyoung sedikit berbisik.

“Yah, apa maksdmu ? aku dan dia baik-baik saja.”

“Yah, kau pikir aku bisa percaya begitu saja dengan omonganmu huh ? hey, aku sudah mengenalmu dari kecil, jadi jangan kau coba-coba untuk membohongiku ya…..oh ya, kemarin malam, aku melihat istrimu itu disebuah club malam dan dia bersama seorang pria.” jelas Sooyoung dan membuat Taeyeon kaget. Bukan kaget karna Tiffany tapi kaget karna sahabatnya itu tau perilaku buruk sang istri.

“Emm kau pasti salah lihat.” sanggah Taeyeon lalu pura-pura kembali fokus ke file yang ada dihadapannya.

“Yah midget, aku ini belum tua. Dan mataku juga tidak rabun, aku melihat dengan sangat amat jelas….hey, ceritalah padaku. Kita ini sahabat, kau bisa berbagi denganku.”

“Cih…kau saja tidak pernah mau berbagi makanan denganku.” Taeyeon berusaha mengalihkan topik. Karna jika mendengar kata makanan, sahabatnya ini akan langsung lupa dengan hal lain. Tapi tampaknya kali ini tidak berhasil.

Taeyeon menghela napas dalam sebelum mengeluarkan semua ceritanya. Dia sebenarnya sedikit sungkan, karna dia tidak ingin image istrinya menjadi buruk dimata orang lain meskipun Sooyoung adalah sahabatnya lagipula ini adalah masalah rumah tangga dan tidak seharusnya dibeberkan ke orang lain. Tapi sepertinya Taeyeon sudah tidak tahan memendamnya sendiri, jadi dia memutuskan untuk berbagi cerita dengan Sooyoung.

“Kau gila Tae….kau…..1 tahun ??!!” Sooyoung amat terkejut mendengar cerita sahabatnya yang ternyata memendam cerita pahit dibalik sosoknya yang ramah dan dorky. Sooyoung sangat tidak menyangka.

“Ya..aku memang gila Soo, aku mencintainya. Sangat. Dan….selama ini dia juga belum meminta cerai padaku, jadi ya…..” Taeyeon tidak bisa melanjutkan kata-katanya.

“Aku tidak menyangka kau menyimpan rahasia sepahit ini buddy. 1 tahun kau hidup satu atap dengannya dan diperlakukan seperti ini ??!! kalau aku, sudah aku ceraikan dia secepatnya. Untung saja Sunny bunnyku tidak seperti itu.” Sooyoung langsung menutup mulutnya ketika dia sadar dengan kata-katanya yang terakhir.

Taeyeon hanya bisa tersenyum lemah dan merasa iri dengan Sooyoung.

“kau benar-benar beruntung Syoo, bisa mempunyai istri sebaik dia. Sunny juga sangat telaten mengurusmu dan Kyungsan. Aku merasa iri.” ucap Taeyeon.

“Ah… sudahlah. Wow…ternyata sudah jam makan siang. Ayo, cacing-cacing diperutku sudah demo minta diisi.” Sooyoung berdiri sambil mengelus-elus perutnya. Dia sedang berusaha mencairkan suasana yang kurang mengenakkan sebelumnya. Taeyeon hanya terkekeh melihat sikap sahabatnya itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Malam harinya……

Taeyeon sedang berkutat dengan laptopnya di ruang kerjanya.

tok…tok…tok

Taeyeon menghentikan aktivitasnya sejenak lalu beranjak dan membukakan pintu. Taeyeon sedikit terkejut ketika melihat Tiffany berdiri dihadapannya sambil membawa koper.

“Kau…mau kemana ?”

“Aku akan ke Jeju island bersama Siwon Oppa dan teman-teman yang lain….Aku pergi ya.” Tiffany langsung melengos.

“Ya, hati-hati.” gumam Taeyeon lalu dia kembali masuk dan memaksakan dirinya untuk fokus ke pekerjaannya meskipun hatinya tidak bisa berbohong. Dia merasa khawatir dengan Tiffany.

Sudah 1 minggu Tiffany pergi ke Jeju dan selama itu pula Taeyeon terus memaksakan dirinya untuk bekerja bahkan terkadang dia lembur meski tidak ada pekerjaan yang begitu penting pun dia kerjakan. Dia ingin melupakan bayang-bayang Tiffany yang sedang bersenang-senang bersama namja lain.

Pagi ini Taeyeon memutuskan untuk melakukan jogging, selain untuk menyegarkan pikirannya dia juga sudah lama tidak melakukan jogging. Setelah 1 jam, Taeyeon pulang dan bersiap-siap untuk menuju ke kantor. Baru beberapa langkah menuju pintu apartmennya, dia melihat Tiffany keluar dengan wajah yang sedikit panik. Dan ya, seperti biasa Tiffany sama sekali tidak menganggap keberadaan Taeyeon dan langsung pergi begitu saja. Taeyeon hanya bisa tersenyum sedih. Lalu dia masuk ke apartmennya.

Taeyeon membuka pintu kamar mandi setelah itu mengambil handuk yang tergantung disebelah kiri, tepat setelah pintu dibuka. Tapi baru beberapa langkah, Taeyeon terpeleset karna menginjak sesuatu. Beruntung, Taeyeon langsung berpegangan ke wastafel jadi butt-nya tidak sempat menyentuh lantai. Taeyeon kemudian berdiri dan berusaha mencari sesuatu yang membuatnya terpeleset. Dan setelah menemukan benda itu, mata Taeyeon membulat.

“te..testpack ?” Taeyeon terkejut bukan main ketika benda itu menujukkan 2 garis yang berarti positif. Tubuh Taeyeon lemas, benda itu jatuh dari genggamannya. Airtmatanya mengalir deras. Bukan karna merasa bahagia, tapi dia merasa sangat terpukul. Selama ini dia tidak pernah sekalipun menyentuh Tiffany. Lalu ?!………sedetik kemudian dia merasa kepalanya pusing lalu Taeyeon tidak sadarkan diri.

Sementara itu……

Suasana di dalam mobil Audi putih milik Siwon tampak hening. Siwon sedari tadi mencuri-curi pandang ke arah Tiffany yang terus diam sejak dia masuk ke mobil Siwon.

“Apa kau sakit babe ? dari tadi kau diam saja ?” tanya Siwon.

“Aku sedang hamil.” jawab Tiffany santai. “Dan ini anakmu.”

Siwon hampir saja menginjak rem dengan keras saking terkejutnya. Lalu dia mulai kembali fokus menjalankan mobilnya.

“Huh…tidak mungkin. Itu bukan anakku.”

“YAH ?! Kau pikir aku ini wanita macam apa ?! dengar ya, seumur hidupku, aku baru melakukannya pertama kali denganmu. Kau juga tau sendiri kan ?!” ucap Tiffany dengan nada marah. Dia merasa dihina.

“Kau juga dengar ! itu bukan anakku dan aku tidak akan bertanggung jawab !!”

“KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB !!!”

“TIDAK AKAN !!!!” bentak Siwon sambil melihat ke arah Tiffany. Tapi ketika dia kembali menghadap kedepan, dia terkejut ketika melihat sebuah mobil truk yang melintas. Sepertinya dia melewati lampu merah. Dan na’as…..Audi putih itu meluncur keras dan menghantam badan mobil truk. Orang-orang disekitar lokasi kejadian langsung memanggil bala bantuan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Taeyeon ? Kim Taeyeon ?” panggil Sooyoung sambil menepuk pelan pipi Taeyeon yang perlahan-lahan sedang membuka matanya.

“Eung…Syoo. Aku kenapa ?” tanya Taeyeon sambil berusaha duduk sambil dibantu oleh Sooyoung.

“Kau tadi tidak masuk kerja Tae, aku menelponmu tapi tidak kau angkat. Jadi aku khawatir dan langsung kesini. Akhirnya aku menemukanmu dikamar mandi sedang pingsan.” Taeyeon mengangguk.

“Euh Tae…aku baru saja mendapat kabar jika istrimu mengalami kecelakaan.”

“APA ?! Lalu dimana dia sekarang ? bawa aku kesana Syoo.” ucap Taeyeon sambil mengguncangkan tubuh Sooyoung.

“Iya…iya..Ayo”

Taeyeon tidak sempat ganti baju. Dia masih menggunakan stelan joggingnya. Dia benar-benar khawatir dengan Tiffany terlebih lagi Tiffany sedang mengandung.

@ Seoul International Hospital.

Taeyeon buru-buru keruang ICU untuk melihat keadaan Tiffany. Tapi setelah sampai disana, dia dihadang oleh 2 orang polisi.

“Maaf pak, anda siapanya pasien ?”

“Saya kerabatnya pak.” jawab Taeyeon

Tidak lama kemudian, dokter keluar dengan wajah sedikit muram.

“Bagaimana keadaannya dok ?”

“Syukurlah ibu dan janinnya selamat. Namun sayang, pasien pria tidak bisa diselamatkan. Dia meninggal.” jawab dokter tersebut.

“Boleh saya melihatnya dok ?”

“Untuk saat ini belum, setelah kami pindahkan ke ruang rawat, anda bisa melihatnya. Saya permisi dulu.” pamit sang dokter.

“Kalau begitu kami juga permisi pak. Selamat siang.” pamit kedua polisi itu.

30 menit kemudian, Tiffany dikeluarkan dari ruang ICU dan akan dipindahkan ke ruang rawat. Sooyoung sudah pamit duluan karna Kyungsan mendadak sakit, jadi dia terpaksa mengurus semuanya sendiri. Taeyeon belum memberitahukan kejadian ini pada orang tuanya. Dia merasa belum siap.

Ini sudah hari kedua Tiffany dirawat di rumah sakit dan dia sama sekali belum sadar. Taeyeon selalu setia disampingnya. Menggenggam erat tangannya, memandangi wajahnya yang sedang tertidur yang ternyata sangat cantik. Bahkan Taeyeon menyerahkan semua urusan kantor ke Sooyoung karna dia ingin selalu berada disisi Tiffany setiap hari.

Taeyeon tersadar dari lamunannya ketika dia merasakan tangan Tiffany bergerak. Dia memandangai tangan Tiffany selama beberapa saat untuk memastikan apakah Tiffany benar-benar sadar atau itu hanya imajinasinya saja. Taeyeon buru-buru menekan bell untuk memanggil suster setelah melihat jari tangan Tiffany yang bergerak dan juga kelopak matanya yang perlahan terbuka.

Taeyeon menunggu dia luar dengan harap-harap cemas. Ada rasa bahagia dalam dirinya ketika mengetahui istirnya telah sadar dari coma. Dia langsung menghubungi keluarga mereka.

“Anda sudah boleh masuk.” ucap suster. Taeyeon mengangguk lalu masuk.

Tiffany sedang duduk ketika Taeyeon baru saja menutup pintu. Tiffany menatap Taeyeon dengan tatapan yang emm sedikit sulit dijelaskan.

“Hai.” sapa Taeyeon lalu tersenyum dan menghampiri Tiffany tapi sedikit menjaga jarak.

Tiffany hanya terus menatap Taeyeon….”kemarilah Tae.” Taeyeon sedikit tersentak ketika mendengar permintaan Tiffany. Taeyeon segera mendekat.

“Bagaimana keadaan Siwon ?”

“Dia…..tidak terselamatkan.” jawab Taeyeon. Tiffany terkejut lalu dia melihat ke bawah, lebih tepatnya ke perutnya. Taeyeon yang menyadari hal itu langsung angkat bicara.

“Aku akan bertanggung jawab atas anak itu.” Tiffany mendongakkan kepalanya dan menatap Taeyeon dengan tatapan terkejut.

“Kita harus merawat anak itu. Kau tidak ingin melakukan dosa kedua kalinya karna membunuh anak itu kan ?” Tiffany menunduk. Dia tau kenapa Taeyeon mengatakan kedua. Dosanya yang pertama adalah….berkhianat dari suaminya.

“Ya kita harus merawat anak ini.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari demi hari bulan demi bulan….Perut Tiffany terus membesar dan selama Tiffany menjalani masa hamil, Taeyeon selalu merawatnya dengan baik dan telaten, meskipun terkadang dia harus bolak-balik kantor-rumah karna Tiffany meminta sesuatu. Wajarlah, ngidam.

Dan…ternyata, diam-diam ada sesuatu yang tumbuh di dalam diri Tiffany. Apakah itu ? ternyata dia mulai mengagumi sosok Taeyeon. Dia juga merasa aneh, apalagi pipinya terasa panas ketika Taeyeon tersenyum manis padanya.

Dan yup….tibalah hari dimana Tiffany akan melahirkan.

“Taeyeon !!! cepatlah !!!” Tiffany berteriak sambil menahan sakit yang menjalar di bagian bawahnya. Sedangkan Taeyeon malah kelimpungan kesana-kemari mencari perlengkapan yang dibutuhkan.

“KIM TAEYEON CEPAT !!!!” Taeyeon terkejut lalu segera menggendong Tiffany ke mobil dan mereka pun menuju ke rumah sakit.

@ Ruang Persalinan

“Ayo nyonya Kim, anda bisa….terus dorong.” ucap sang dokter.

“UUNNGGGHHHH HAH HAH HAH HAH…..Tae….sakit.” Tiffany mengalihkan pandangannya ke pria disampingnya yang terus menggenggam tangannya.

“Ayo Fany-ah, kau bisa…tinggal sedikit lagi.”

Tiffany mengangguk lalu menarik napas dalam untuk mengumpulkan tenaganya dan…”UUUUUUGGGGGHHHHHH”

Tangisan bayi bergema ke seluruh ruangan itu. Taeyeon tersenyum bahagia kemudian mengusap keringat di kening Tiffany lalu berdiri untuk menggendong malaikat kecilnya.

“Fany-ah..dia cantik sepertimu.” puji Taeyeon sambil terus menatap dan sesekali mengelus pipi mungil sang malaikat kecil.

Tiffany hanya diam. Dia menatap Taeyeon yang begitu bahagia dan menatap sang bayi dengan tatapan penuh cinta, padahal bayi itu bukanlah anak kandungnya.

“Kim Seohyun.” ucap Fany tiba-tiba dan membuat Taeyeon menatapnya.

“Ne ?”

“Namanya Kim Seohyun….berikan dia padaku. Waktunya menyusui.” Tiffany merentangkan tangannya meminta putri kecilnya. Dengan cepat, Taeyeon memberikan Seohyun.

“Kau….memberi nama Kim ?” Tiffany mengangguk sambil menatap Taeyeon dengan tatapan penuh cinta, kemudian memberikan eyesmile terbaiknya yang membuat Taeyeon salah tingkah.

“Aheum…aku, keluar dulu.”

^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^

“Taraaaa~~~” seru Taeyeon setelah pintu apartmentnya terbuka.

“Ini rumah kita baby~” ucap Taeyeon sambil mencium pipi Seohyun yang berada di gendongannya. Lalu mereka masuk dan Taeyeon masuk ke kamar Tiffany dan menyimpan Seohyun di baby box.

“Kau ingin istirahat atau mau makan ?”

“Eung aku….bisa kita bicara sebentar ?” Taeyeon menatap Tiffany sebentar lalu mengangguk.

“Apa yang ingin kau bicarakan ?” tanya Taeyeon setelah mereka berada di ruang tengah.

Tiffany menghela napas sejenak. “Kenapa kau begitu baik padaku ? setelah apa yang selama ini aku lakukan padamu, kau masih bertahan ?”

“Ya, ada sesuatu hal yang membuatku bertahan.”

“Apa itu ?” tanya Tiffany sambil menatap Taeyeon. Taeyeon menoleh dan balas menatap Tiffany.

“Because I love you Fany-ah.” Tiffany terdiam. Dia tidak tau harus menjawab apa. Dia memang mengakui bahwa dia mulai memiliki perasaan ada namja dihadapannya ini, tapi dia gengsi untuk mengungkapkannya.

“uwaaa uwaaaa” suara tangisan Seohyun membuat mereka tersadar dan Tiffany buru-buru masuk ke kamarnya.

Malam harinya…..

“ugh kenapa susah sekali sih ?” umpat Tiffany. Dia sedang berusaha mengambil kotak susu formula Seohyun yang disimpan di rak yang cukup tinggi.

Karna hari ini Tiffany kurang enak badan, jadi dia memutuskan untuk memberikan Seohyun susu formula agar Seohyun tidak ikutan sakit. Tiba-tiba…dia dikejutkan oleh sebuah tangan yang terjulur, karna kaget Tiffany langsung berbalik dan…jarak wajahnya dan wajah Taeyeon hanya beberapa inch saja. Pipi Tiffany tiba-tiba memanas.

“Omo ? kau sakit ?” tanya Taeyeon sambil menyentuh kening Tiffany yang malah membuat wajah Tiffany memerah.

“Yasudah…kau istirahat saja, biar aku yang membuatkan susu untuk Seohyun.” Tiffany mengangguk lalu masuk ke kamarnya.

“Hyunie-ah…appamu benar-benar baik. Umma beruntung memilikinya.” bisik Tiffany sambil mengusap pipi Seohyun yang sudah berhenti menangis karna diberi mainan.

“Hyunie-ah ini susunya…” Taeyeon masuk sambil membawa botol dot susu lalu mendekatnya pipetnya ke mulut Hyunie yang langsung tersenyum melihat sang Appa.

Sekali lagi, Tiffany benar-benar kagum dengan Taeyeon. Perasaannya semakin dalam.

“Mommy help me~~~~” rengekkan Seohyun membuyarkan lamunan Tiffany yang sedang duduk di tempat tidur.

“Aigoo…ugh, kamu semakin berat ya.” ucap Tiffany sambil mengangkat tubuh Seohyun yang sudah berumur 3 tahun lalu mencubit hidung Seohyun setelah Seohyun duduk dipangkuannya. “Ada apa baby ?”

“Daddy~” Seohyun mengadu pada ibunya lalu mempoutkan bibirnya.

“Daddy kenapa ?” Seohyun mendekatkan wajahnya ke arah telinga Tiffany.

“Daddy loves Mommy so much.” Seohyun langsung turun dari pangkuan Tiffany lalu berlari menuju sang Appa

“Happy birthday to you~ happy birthday to you~ happy birthday happy birthday~ happy birthday to you~” Tiffany menoleh dan melihat kedua orang yang paling berharga dalam hidupnya sedang berjalan ke arahnya sambil membawa kue ulang tahun.

“happy birthday umma.” Seohyun naik ke kasur dan duduk disamping ummanya sedangkan appanya berlutut dihadapan Tiffany.

“Ayo make a wish.” Tiffany kemudian menutup mata dan mulai berdo’a.

“Ya Tuhan..semoga kebahagiaan keluarga kami bisa bertahan selamanya. Amin.” Tiffany membuka matanya lalu meniup lilin.

“Yeay…happy birthday mommy.” Seohyun langsung menghadiahi Tiffany dengan butterfly kiss di pipi.

“Hey sudah, mommy geli Hyunie-ah.”

“hahahaha happy birthday mommy.” Taeyeon menyimpan kue ultahnya di lantai tepat disebelah kanannya lalu dia mendekat untuk mencium kening Tiffany. Tapi ternyata tangan nakalnya yang ternyata terdapat krim, menuju ke pipi Tiffany.

“YA DADDY !!!” kesal Tiffany ketika tau Taeyeon mencolekkan krim ke pipinya.

“YA DADDY NAKAL !!!” Seohyun membela sang ibu. Lalu Seohyun mencolek krim yang ada di pipi Tiffany dan mengoleskan ke kening Taeyeon.

“YA Seobaby.” Taeyeon berdiri lalu mengkelitiki pinggang Seohyun hingga anak itu terbaring lemah karna terlalu banyak tertawa.

“Daddy ampun~~~” seru Seohyun setelah Taeyeon selesai ‘menghukumnya’

Tidak lama kemudian….

“Seohyun-ah~~~” terdengar suara seseorang dari luar yang ternyata adalah kakek dan neneknya.

“Grandpa Grandma~~~” seru Seohyun lalu bangun dan berlari untuk menemui kakek dan neneknya.

Taeyeon berbalik lalu mengambil kue ultah Tiffany dan menyimpannya di meja yang tidak jauh dari tempat tidur. Lalu dia kembali ke Tiffany yang sedari tadi terus menatapnya.

“Wae Fany-ah ?” Tiffany berdiri lalu menghampiri Taeyeon dan melingkarkan tangannya di leher Taeyeon.

“Thanks Tae, aku beruntung memilikimu. I love you Tae.”

“I love you too mommy.”

Perlahan-lahan, wajah mereka saling mendekat, jarak diantara mereka semakin tipis. Dan akhirnya bibir mereka menyatu, saling menyalurkan perasaan mereka selama ini. Perasaan bersalah, perasaan memaafkan, dan tentu saja perasaan bahagia yang tidak bisa dibayar dengan apapun.

“I love you more than you know my wife.” ucap Taeyeon ketika melepaskan ciuman mereka dan saling menempelkan kening mereka.

-THE END-

Hehehe gimana ? gimana ? gimana ?

Tadinya mau di update kemaren cuma ada sedikit gangguan ._. . Dan hari ini juga baru bisa update oneshoot dulu yang TaeNy.

THANKS READERS :*

Advertisements

45 comments

  1. satriani · September 11, 2013

    annyeong…

    taeng baik banget sih,dia mau bertanggung jawab atas janin yg di kandung ppany,meskipun itu anak nya SiWon 😦

    • ta2narendra · September 12, 2013

      Niceshot siihh,. Yahh. Tp gw bacanya rada2 mewek *dikitt
      Mnta squel boleh thor?

  2. icepearl_choding · September 11, 2013

    syukurlah akhir.a perasaan.a taeng terbalas sma Ppany dan berakhir dgn bahagia…

  3. byun913 · September 11, 2013

    muka fany emg tampang tukang selingkuh y… soal ny semua author lg demen2 ny buat fany jd hoby selingkuh n nyakitin hati taeng…

    syukur dah happy end

  4. ta3nylov3 · September 11, 2013

    Happy ending πŸ™‚
    TaeNy :*

  5. minnie · September 11, 2013

    cma stu kta buat loe thor. jjang. keren bgt

  6. Lisa · September 11, 2013

    ah syukur lah.. tuh namja koit u,u #plak#sadis

    happy ending ‘0’

  7. riyukarina · September 12, 2013

    aaahhh bagus… ^_^
    taeherro….. tae jjang

  8. ta2narendra · September 12, 2013

    Niceshot siihh,. Yahh. Tp gw bacanya rada2 mewek *dikitt
    Mnta squel boleh thor?

    • soshiroyalroom9 · September 12, 2013

      sequel ? ya nanti dipikir-pikir lagi deh ya :D. Thanks~

  9. Wink(s) · September 12, 2013

    Annyeong :))
    Akh.. Syukur deh happy ending. πŸ˜€
    Daebakkkk thor (y)

  10. Shin Young · September 12, 2013

    Awalnya sungguh pahit,ugh nyesek w secara locksmith,apalagi fany selingkuhnya sama SIWON sampe hamil lagi T_T

    Tpi untungnya happy ending ^_^

  11. NewReader · September 12, 2013

    tae super duper baik sekali…
    walaupun seo bukan anaknya tae tp tetep mau merawat seperti anaknya,
    dan yeah akhirnya terbalaskan juga perasaannya tae ma fany πŸ™‚

  12. Desi si locksmith · September 12, 2013

    Bnci ama ppany…
    Tp hanya di ff ni aja ya thor,dy ttp jd bias aq…kkkk
    tae yg baikkkk kek bgitu tga dikhianati.cerai aja udh…cerai…
    Pdhal bkan anak ya..
    Ni knpa saya yg sewot..
    Nangis aq thor bcnya..

    • soshiroyalroom9 · September 12, 2013

      woles xD…wadoh -_- saya gak tega kalo mereka cerai.
      Cup cup cup…jangan nangis :/

  13. Hwang · September 12, 2013

    Ppany loe tega amat sih selingkuh. Good job taeng . . .

  14. Kim eveel · September 12, 2013

    Ya ampunn ppany tega amit selingkuh sama siwon..aish,,,kalo ak jd tae udd ak tenang keluar tuh ppany TT:TT kasian tae belum nyentuh tp udd punya anak

  15. hana mutia · September 12, 2013

    akhirny happy ending.
    awalny sedih tae bner2 g d anggp sm panny sbg suaminy.
    salut dah sma tae yg mampu brtahan dgn sgla sikap panny yg bhkan smpe dy mngandung ank dr siwon.
    dihhhh sebel bgt dnger panny hamil -_-
    tp untunglah akibat kecelakaan itu panny udh mlai nerima tae perlahan.
    goob job tae πŸ™‚

  16. joe · September 12, 2013

    taeng baik bgt, uda d selingkuhi masi mw pula tanggung jawab. Beruntungnya lu tiff~

  17. kwon jess · September 12, 2013

    tae kau sungguh sesuatu bangettt

  18. priska · September 12, 2013

    terharu bgt aq bacanya,,,
    dasar siwon kurang ajar hbs ngelakuin itu ma fany tp dia gk mau tanggung jawab,,
    akhirnya fany ditinggal mati sama siwon deh,,
    karma tuh siwon,,
    hehe,,,
    happy ending jga nih cerita,,
    yeyy taeny is back,,
    ayo lanjutkan cerita2 lainnya thor,,

  19. defy86 · September 12, 2013

    taeyeon benar2 baik. sy iri ama tiffany krn mempunyai suami sebaik dia.

  20. rz · September 13, 2013

    ya ampun, tae so sweet.. *terharu

  21. monic liu · September 14, 2013

    lumayan merindingg 😦

  22. finaLocksmith · September 15, 2013

    Ahhh daebak daebak.. Salut banget sama pengorbanan juga kesetiaannya Taengoo.. Fighting thor.

  23. kartika melia · September 15, 2013

    Huaaaaa ini so sweet,tapi kenapa seohyun hrs anaknya siwon?kasian taetae nya-_-

  24. love_RF · September 16, 2013

    Huhh…kcewa bnr sm fany,udh bs nikah sm namja sbaik taeng,msh az slingkuh..smpe pny ank lg…tae bnr2 baik,bs nrima n nganggep seo ank nya…

  25. Kenzha TaeNy · September 16, 2013

    aigoorrr seo anak siwon=,=”
    kasian banget taengor, pany tega amat eaa

  26. prillyties · September 17, 2013

    sumpah disini si tiffany gue pengin cipok pake sepatu dah~ diih apa pula si tae tetap nerima akh jadi kesel ama Taeny . huhuhu tapi tetap kecelah nih ff nice oneshoot thor πŸ™‚

  27. kim_taeny · September 22, 2013

    Ya ampun miris bnget sih taeng akhir2 ni sring bnget bca ff yg critanya fany dmen bnget slingkuh dr taeng da pa dg gerangan #plak #abaikan -_-”
    Lok ku jd taeng udah ku cerain bhkan sblum fany hamil #marmos ( Λ˜Μ€-˘́)
    Tp hati taeng emang lebar slebar jenong mami cicah #plak #dgmpar sicababy #_*v
    Lok bukn taeng suaminya udah tragis noh nsib fany ma seobaby 😦 taeng kau emang Jjang kim family daebak!! Oh ya lupa thor salam kenal aku readr bru disini td liat ni ff wktu lg obrak-abrik eyang google and ku trtarik dan critanya bgus wlau hatiku ikut trcabik(?) Wktu bca ffnya 😦 izin obrak-abrik dtempat ini ya thor!! Fighting!! And gomawo πŸ˜€

  28. tiffany · October 12, 2013

    fany jgn jd tukang selingkuhhhh

  29. D.A kim · July 22, 2014

    Huft untung ya selingluhannya fanny itu siwon masih bisa nerima lahh daripada si thai -__- tapi mending selingkuh sama aku aja fanny unni hahahaha#plakk
    Tae appa gentle bangettt sabar lagi hadepin sifatny fanny umma^_^ tae appa jjang!!

  30. jeje · August 23, 2014

    wahhh, tae bener-bener baik mau menerima ppany. hehe

  31. talitaeng · February 24, 2015

    pengen noyor pannul *nyebelin bgd*
    tae always pain huwaa kagak rela πŸ˜₯

  32. Andro · March 9, 2015

    Stidakny happy ending…
    Hehehe

  33. Dhayu · July 16, 2015

    Keren thor kirain bakalan sad ending πŸ˜€ tpi untung tipacan baik baik aj πŸ˜€

  34. maqychan · November 9, 2015

    Awalnya kesel ngeliat pany begitu
    Emang klo orang jahat akan nerima nasibnya ky gitu, tetep sabar tae n endingnya bahagia😊

    Gomawo thor

  35. kim hwang · February 17, 2016

    Happy ending memang.
    Alurnya yang bikin gue nyesek

  36. Itadwipayanti · April 17, 2016

    Ceritanya begitu flat dan alurnya cepat pula ga ada gregetnya sm sekali. Dan trkesan alurnya itu itu saja.
    Gaya bahasanya juga msh prlu diperbaiki. Saya juga msh bingung dg peran kim seohyun dsini. Bukannya dia itu baru lahir dan baru sj pulang ke rumah brsama kedua orang tuanya. Tpi knpa smpai rumah sdh bisa bilang ‘mommy help me? ‘.
    Semoga di cerita selanjutnya lbh baik lg ttp semangat author πŸ˜ŠπŸ˜€

    • soshiroyalroom9 · April 25, 2016

      Makasih komentarnya, jujur saya juga belum jago kalo soal menulis ff karna lebih suka bacanya aja. Untuk yg Kim Seohyun, ada tulisan miring itu maksudnya flashback dan Tiffany lagi ngelamun, dan pas Seohyun bilang ‘mommy help me’ dia menyadarkan Tiffany dari lamunannya.

  37. koalakoalababy · June 25, 2016

    Huhu nangis bacanya hujan 😭 suami masa depan emang taeng 😱

  38. kimie · October 12, 2016

    tae…bener2 dehh baik bangettt…berani maafin n nerima fany walau udah jahat…
    πŸ˜‰

  39. emyeonhye · February 6

    Walaupun berkali-kali disakitin fany tapi taeyeon msh bertahan dan akhirnya bisa bersama, walaupun fany hamil bukan anak kandungnya taeyeon tapi taeyeon tetap nerima. Mantap deh taeyeon kalo udah cinta sama fany 😊 suka banget sama keluarga kim family πŸ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s