[SEQUEL] When I Was Your Man

Hai ~(^o^~) (~^o^)~I’m back ‘-‘)/ lama ya ? MAAFKAN AKU >o< …….sesuai dengan keinginan para readers yang mau sequel WIWYM, nih dikasih. Maunya happy ending kan ? *tingtingting*……nih silahkan~~~

[WARNING] ada NC 18+-nya loh ya. Baca adegannya pas udah buka. Kalo ngebet dibaca sebelum buka, author gak nanggung loh ya klo puasa terakhirnya batal XD /kaboooooorrrrrrrr/

^-^-^-^-^-^-^-^-^-^-^-^-^

WIWYM

-5 tahun kemudian-

Yuri menyandarkan tubuhnya di kursi kerjanya sambil memijat kepalanya yang terasa pusing. Sudah 5 jam dia berkutat dengan pekerjaannya dan dia merasa sangat lelah. Tiba-tiba, senyuman terpancar jelas diwajahnya ketika dia melihat sebuah bingkai foto, lalu dia ambil bingkai foto itu dan terus tersenyum.

flash back

“Yuri-ah….” hanya itu respon Jessica.

Yuri hanya tersenyum kemudian mencium kening Jessica.

“Terimkasih untuk selama ini. Maaf telah menyakitimu, tapi meski begitu aku merasa sangat beruntung pernah memilikimu. Goodbye Jessica, saranghae.” Yuri melepaskan genggamannya kemudian berbalik dan menjauh.

Jessica hanya bisa terdiam di tempat sambil terus memandangi punggung Yuri yang semakin menjauh.

Airmata perlahan menetes dari mata indah Jessica. Ya, dia sudah benar-benar kecewa atas sikap Yuri tapi bukan berarti gadis itu membencinya. Membenci orang yang sangat dicintai tentu bukan perkara mudah, apalagi hubungan mereka sudah berjalan selama 3 tahun.

“Jess, are you okay ?” tanya Taecyeon. Jessica menghapus airmatanya sebelum berbalik menghadap Taecyeon.

“Ne, aku baik-baik saja Oppa. Bisa tolong antarkan aku pulang ?” Taecyeon mengangguk lalu mengantarkan Jessica pulang.

@ Yuri’s home

Yuri menyandarkan tubuhnya di sofa. Pikirannya berkecamuk, ada rasa sedih, putus asa dan menyesal. Berkali-kali dia menyalahkan dirinya sendiri yang memperlakukan Jessica seperti itu, sekarang dia tidak tau harus berbuat apa. Dia sangat tidak mau kehilangan Jessica, wanita yang sudah 3 tahun mengisi hatinya dan mewarnai hari-harinya, namun apa mau dikata, dia harus rela kehilangan gadis itu karna kebodohannya sendiri.

/tok tok tok/

Dengan malas, Yuri beranjak dari sofa dan membuka pintu.

“Kau ?! untuk apa kau kemari ?” Yuri merasa kesal dan bingung dengan kehadiran orang yang ada dihadapannya itu.

“Kau ? Kwon Yuri kan ?” Yuri mengangguk.

“Dan kau kekasih Jessica kan ? untuk apa kau kemari ? mau menghajarku karna menyakitinya ?”

Taecyeon tersenyum sambil menggelengkan kepala.

“Bisakah aku masuk dulu ? kau sungguh tidak sopan pada tamu. Nanti akan aku jelaskan.” Yuri merasa malu.

“Yasudah, ayo masuk.”

“Baiklah, aku tidak punya banyak waktu. Sekarang jelaskan maksud dan tujuanmu kemari.” Yuri menyilangkan tangannya di dada dan menatap lurus ke depan.

“Aku tidak akan berbasa-basi. Pertama, aku ini bukan pacar Jessica.” Yuri menoleh ke arah Taecyeon.

“Ya, aku hanya menganggapnya sebagai adik kesayanganku. Aku dan dia tidak lebih dari kakak dan adik. Lagipula, jika aku ini adalah pacarnya, aku sudah menghajarmu ketika kau membawa Jessica keluar. Dia sudah bercerita tentangmu, itulah mengapa aku membiarkan kalian bicara berdua tadi.” Taecyeon terdiam beberapa saat untuk menunggu respon dari Yuri.

“Jadi sebenarnya maksudmu menjelaskan ini semua adalah agar aku dan Jessica kembali menjalin hubungan ?” Taecyeon mengangguk.

“Kau tahu ? saat aku mengantarnya pulang, dia tidak berhenti menangis dan terus membicarakanmu. Yuri, aku sangat hapal sifat Jessica. Dia tidak akan semudah itu melepaskan orang yang dia cintai, meski kau menyakitinya dia akan berusaha untuk menerima jika alasan kau menyakitinya itu masih bisa diterima. Dia terlalu mencintaimu untuk memutuskan hubungan kalian begitu saja.”

“Tapi Taec, dia sudah terlanjur kecewa padaku. Dia bahkan yang mengucapkan kata putus.”

“Hahaha kau ini benar-benar bodoh ya, aku heran kenapa Jessica bisa jatuh cinta padamu.” ledek Taecyeon yang langsung di death-glare sama Yuri.

“Oke oke…….dia hanya sedang emosi, lagipula dia menunggumu. Menunggu kau minta maaf padanya, memohon padanya untuk kembali padamu.”

“Benarkah ?”

“Tentu saja babo, kau ini. Sekarang, jika kau masih mencintainya, kejarlah dia kembali.”

“Baiklah, sekarang aku akan menemuinya.” Yuri tiba-tiba berdiri dari sofa.

“Yah ! kau mau minta maaf dengan cara apa ? berteriak didepan rumahnya ? kau ingin dihajar oleh Uncle Jung ? atau kau ingin menunggunya sampai pagi bahkan jika hujan sekali pun kau akan tetap menunggu ? cih….benar-benar kuno.”

“Aish….lalu dengan cara apa ?” Yuri mengacak-acak rambutnya dengan frustasi.

“Mana aku tau, itu masalahmu jadi pikirkanlah sendiri…….em Yul, kurasa aku harus pulang sekarang.” Taecyeon melihat jam tangannya.

“Ah…iya iya…….Terimakasih sudah membantuku, aku berhutang padamu.” Yuri menepuk bahu Taecyeon.

“Hahahahah jagalah adikku baik-baik dan dengan begitu hutangmu lunas……yasudah, aku pamit sekarang.” Yuri mengantarkan Taecyeon sampai depan pintu, setelah itu dia masuk ke kamarnya.

“Jessica Jung Sooyeon, aku akan berusaha untuk mendapatkanmu kembali” Yuri ngomong sama foto Jessica ada di dinding kamarnya.

Keesokan harinya……..

/tok tok tok/

“Unnie, bangun Sica unnie~” Krystal masuk ke kamar Jessica.

“Unnie bangun dong~” ucap Krystal sambil mengguncangkan tubuh unnie-nya.

“apasih Soojung ?! ini kan hari minggu !” kesal Jessica sambil membalikkan tubuhnya.

“Ck unnie bangun bentar dong ih ! liat diluar ada apa ?!” Krystal narik badan Jessica.

“Duh….iya iya” dengan malas Jessica berjalan ke arah jendela lalu perlahan-lahan membuka matanya yang masih sangat ngantuk.

Tapi matanya tiba-tiba melebar dan rasa kantuknya hilang ketika dia melihat sebuah karangan bunga yang sangat besar dan terdapat tulisan “I’M SORRY -KYR-“

“Ck….norak sekali caranya.” Jessica lalu berbalik dan kembali lagi berbaring di tempat tidurnya.

“Yah ! hanya begitu responmu ?”

“Ck biarkan saja dia, aku ingin melihat seberapa besar perjuangan dia untuk mendapatkan maafku. Sudah sana keluar, aku mau tidur lagi.”

“Ish dasar sleepyhead.” Krystal langsung lari keluar sebelum di amuk sama unnienya yang ternyata udah ada di alam mimpi.

-Hari kedua-

Jessica membuka pintu rumahnya dan dia tidak sengaja menginjak sebuah karangan bunga + sebuah surat ya bertuliskan “I’M SORRY -KYR-” setelah membaca surat itu Jessica langsung membuang karangan bunga itu begitu saja lalu melanjutkan langkahnya ke mobil

@ Mall

Jessica sedang berkeliling mall ketika dua orang pria kecil berdiri dihadapannya dengan mambawa sesuatu tiba-tiba kedua anak itu melangkah berlawanan arah dan membentangkan sebuah spanduk yang bertuliskan “I’M SORRY -KYR-“

Jessica membelalakan matanya lalu melihat orang-orang disekitarnya yang menatap aneh padanya. Karna merasa malu, Jessica langsung pergi meninggalkan kedua anak itu yang menatap polos padanya.

“Ck, dia benar-benar memalukan.” umpat Jessica sambil masuk ke toko baju.

Dan ya begitulah, bahkan hingga hari ke 14, Jessica terus dihujani dengan barang-barang yang bertuliskan “I’M SORRY -KYR-“. Ini adalah hari ke-15 dan Jessica sudah benar-benar kehilangan kesabarannya. Meski selama ini Jessica tidak peduli tapi dia tau kalo Yuri mengawasinya dari suatu tempat untuk melihat reaksi-reaksinya.

“KWON YURI~~ PERLIHATKAN LAH WAJAHMU JIKA KAU BERANI” Jessica berteriak di depan pintu rumahnya sambil merobek sebuah surat dengan tulisan yang sama.

Dengan ragu, Yuri keluar dari persembunyiannya dan dengan segenap keberanian dia menghadapi Jessica yang sedang murka. Setelah Yuri sudah benar-benar dihadapannya, Jessica langsung melemparkan serpihan-serpihan surat ke wajah Yuri.

“Jika kau bukan pengecut, hadapilah aku dan minta maaf secara langsung. Jangan lewat barang-barang dengan tulisan kuno seperti itu.” Jessica langsung masuk ke rumahnya sambil membanting pintu meninggalkan Yuri yang tidak tau harus berbuat apa.

Dia berpikir sejenak dan akhirnya harus pasrah dengan menggunakan cara yang umum. ‘Berdiri di depan rumah Jessica dan menunggunya sampai kapanpun’ Akhirnya Yuri berdiri di depan rumah Jessica dan menatap jendela kamarnya yang berada di lantai 2.

“JESSICA…..AKU AKAN TERUS MENUNGGUMU DISINI~”

@ Jessica’s room

Jessica sedang serius membaca buku ketika suara teriakkan Yuri memecah konsentrasinya.

“Cih….dia pake cara kuno sekarang. Biarkan saja, seberapa besar usahanya untuk mendapatkan maafku” gumam Jessica

“Unnie-ah, kasian Yul Oppa. Aku suruh dia masuk ya ?” tanya Krystal yang tiba-tiba ada didepan Jessica.

“Jangan kau berani memasukkan dia ke dalam rumah ini atau kau akan ku laporkan pada Appa jika kau sudah memiliki pacar.”

“YAH UNNIE ! Jangan dong ><…..Iyadeh, aku gak akan ngapa-ngapain. Tapi kalo nanti Yul Oppa sampe pingsan, jangan minta bantuanku untuk mengangkutnya.” Krystal melengos keluar.

Malam menjelang dan Jessica baru saja selesai sikat gigi lalu merangkak naik ke kasurnya. Dan tiba-tiba dia teringat dengan sosok seorang pria. Jessica turun lagi dari tempat tidurnya lalu membuka tirai sedikit untuk mengintip keluar. Dan betapa terkejutnya dia ketika melihat Yuri masih berdiri disana dan menatap ke arahnya. Jessica kembali menutup tirai dan berbaring di tempat tidur.

“Aku masih ragu denganmu Yul.” Jessica lalu menggelenggan kepalanya lalu memejamkan matanya.

-Keesokan paginya-

Jessica membukakan pintu rumahnya dan dia sangat terkejut ketika melihat Yuri yang sudah jatuh berlutut dengan tubuh basah kuyup, wajahnya pucat dan bibirnya bergetar.

“Yuri~” Jessica langsung menghampiri tubuh Yuri yang hampir jatuh.

“Ish babo, apa-apaan kau hah ?” Jessica menopang tubuh Yuri yang sudah melemah, bahkan dia tidak perduli jika bajunya ikut basah.

“Si…Sica…ma…maaf…kan….a….ku.”

“ck dasar Yul pabo….ayo masuk.” Jessica dengan terpaksa harus menopang tubuh Yuri yang lebih besar darinya.

“Soojung~ Krystal~” Jessica dengan susah payah menurunkan Yuri di sofa.

“Ada apa unnie ? OMO Yul Oppa.” Krystal terkejut dengan kondisi Yuri.

“Tolong kau ambilkan handuk dan juga baju Appa.”

“Ya unnie”

“Sica~…..”

“Ish…..kamu apa-apaan sih ? dasar pabo !” Jessica masih ngomel.

“Ya aku memang pabo karna sudah menyakitimu. Aku benar-benar minta maaf Sica.” Jessica tidak menjawabnya.

“Nih unnie.” Krystal memberikan handuk dan satu stel baju.

“Nih, kau ganti baju dikamar itu saja.” Jessica menunjuk kamar yang ada disamping kiri Yuri dan jaraknya tidak terlalu jauh dari sofa.

“Tubuhku lemas sekali Sica, kau saja yang mengganti bajuku. Yuri menaik-naikkan alisnya.

“Ish….byunyul, ganti baju saja sendiri.” Jessica mendorong tubuh Yuri

“Hahaha iya iya baiklah.” dengan sisa tenaga, Yuri berjalan menuju kamar yang dimaksud.

“Apa aku bilang unnie.” ucap Krystal dengan suara yang tidak terlalu keras setelah Yuri menutup pintu kamar.

“ck diam kau.”

“Hahaha kau masih tidak mau memaafkannya ? dia sudah minta maaf selama dua minggu lho.”

“sigh….entahlah Krys. Aku masih ragu padanya.”

“Apa salahnya sih memberi kesempatan kedua ?” Jessica berpikir sejenak.

“Baiklah….aku akan memberinya kesempatan kedua.”

Tidak lama kemudian, Yuri keluar setelah berganti pakaian.

“Yul, aku ingin bicara denganmu.” Jessica kemudian menatap ke arah Krystal, setelah itu Krystal pergi ke dapur.

“Kau ingin bicara apa Sica ?” tanya Yuri lalu duduk disebelah Jessica.

“Aku sudah memaafkanmu.”

“Lalu ?”

“Lalu apa ? kau berharap sesuatu yang lebih ?” Jessica menatap Yuri dengan tatapan -lo-mau-apa-lagi-hah-

Yuri tersenyum sedih “Baiklah, terimakasih sudah memaafkanku.” Yuri menundukkan kepalanya.

“Kau tidak mau memohon hal lain selain permohonan maafku ?” Yuri menatap Jessica dengan bingung

“Kau hanya mau aku memaafkanmu ? kau tidak mau hal yang lain ?” Yuri masih bingung.

“Yasudah, aku sudah memaafkanmu kan ? sekarang kau boleh pulang. Ohya, jangan lupa kembalikan baju Appaku secepat mungkin.” Jessica beranjak dari sofa.

“Sica tunggu !” Yuri menggenggam tangan Jessica untuk menahannya pergi.

“Apa lagi ?”

“euu itu……itu….”

“itu apa ? cepat katakan !”

“eemm bisakah kau ikut aku sebentar ?” Yuri menatap Jessica dengan tatapan harap-harap cemas.

“kemana ?”

“Ikut saja dulu. Nanti kau juga tau.”

“Baikalah, aku ganti baju dulu.” Jessica melengos ke kamarnya. Lalu setelah itu Krystal nongol dari dapur.

“Kau mau mengajaknya kemana Oppa ?”

“eemm aku ingin menyatakan cintaku kembali lalu melamarnya.” Yuri bisik-bisik

“MWO ?! OP-hhhmmmmnngngngngn.”

“ssttt….jangan berisik.” Yuri melepaskan tanganya dari bibir Krystal

“Mwo ?! Oppa mau melamarnya ?” Krystal bisik-bisik.

“Iya…do’akan aku semoga berhasil ya.” Krystal mengangguk. Tidak lama kemudian, Jessica muncul.

Jung Jessica

“Gorjess…” Yuri bergumam sambil menatap kagum dan itu membuat pipi Jessica memerah.

“Ah eeuu ayo pergi.” Yuri langsung menarik tangan Jessica.

“Goodluck Oppa~” Krystal berteriak ketika mereka sampai di ambang pintu.

Jessica menatap bingung ke arah Yuri yang terus menariknya ke mobil

@ Taman

“Kita ngapain kesini Yul ?” tapi Yuri tidak menjawab dan terus menarik Jessica ke suatu tempat yang ternyata sudah dia persiapkan sebelumnya.

“Nah lihat kesana” Yuri menunjuk ke suatu tempat dimana terdapat sebuah layar LED bertuliskan “I’M SORRY -KYR-“

“Yaampun Yuri~ jujur aku bosan melihat kata-kata itu. Kau tidak bisa menulis kata-kata selain itu ?”

“Bisa, terus saja lihat.”

Lalu tulisan tiba-tiba berubah menjadi “PLEASE COMEBACK TO ME”. Jessica menatap bingung ke arah Yuri yang ternyata sudah berlutut dihadapanya.

“Yuri apa yang kau lakukan ?”

“Kembalilah padaku Sica, kembalilah menjadi Sicababyku. Aku akan berusaha menjadi kekasih yang baik untukmu aku janji, aku akan menjadi Kwon Seobangmu yang kau kenal.”

Jessica bingung harus menjawab apa. Dia berpikir sejenak lalu berusaha menahan tawanya ketika dia tiba-tiba teringat dengan baju yang digunakan Yuri. Dia merasa seperti ayahnya yang sedang berlutut dihadapannya. Yuri mendongakkan kepalanya karna tak kunjung mendapat jawaban.

“Sica ?”

“aahh iya Yul ? kenapa ?”

“apa jawabanmu ?” tanya Yuri dengan tatapan memohon dan itu membuat Jessica gemas ingin menciumnya.

“Aish Sica apa yang kau pikirkan ?!” pikir Jessica

“eeeuuu iya Yul, aku menerimamu kembali. Tapi ini kesempatan terakhirmu, tidak ada kesempatan ketiga jika kau melakukan kesalahan yang sama.” Yuri langsung berdiri dan memeluk Jessica lalu memutar-mutarnya.

“YAH ! hentikan, aku pusing.” Yuri menurunkan Jessica lalu melepaskan pelukannya.

“Masih ada satu lagi Sica. Lihatlah layar itu lagi.” Jessica menuruti perintah Yuri

Dan matanya serasa akan loncat keluar ketika dia melihat tulisan “WILL YOU MARRY ME ? PLEASE BE MY WIFE”

“Aku tidak ingin kehilanganmu lagi Sica, aku tau ini terlalu cepat dan aku tau masih ragu pad-” ucapan Yuri terhenti ketika dia merasa sebuah kecupan mendarat dipipinya. Dia menatap Jessica dengan penuh tanya.

“Kau terlalu banyak bicara babo, aku sudah terlalu mencintaimu untuk melepasmu begitu saja. Tentu saja aku tidak merasa keberatan jika harus menjadi istri dari namja bodoh sepertimu.”

“Really ?” Jessica mengangguk

“Dan aku akan benar-benar menerimamu jika besok kau menghadap keluargaku dan memintaku menjadi istrimu.”

“Baiklah, besok aku akan datang menghadap Appa dan Eommamu.”

“Yasudah, sekarang antarkan aku pulang.”

“Ish kau sunggu tidak romantis. Kita kan baru balikkan, setidaknya kita jalan-jalan dulu ditaman ini dan nostalgia kenangan-kenangan kita.” Yuri mempoutkan bibirnya.

“Kenangan yang mana ? aku hanya ingat kenangan-kenangan sebelum kita putus.”

Yuri menundukkan kepalanya dan di selimuti rasa bersalah.

“Haha…bercanda seobang, aku ingat semua kenangan kita kok.”

“Ish….kau mengerjaiku. Awas kau ya.” Yuri menggelitiki tubuh Jessica

“HAHAHAHA HEN HAHA TIKAN HAHA” Jessica berlari untuk menghindari tangan Yuri yang terus menggelitikinya.

1 bulan kemudian mereka mengadakan upacara pernikahan dengan sakral

“Kwon Yuri maukah-“

“I DO” semua orang yang berada di gereja tertawa dengan apa yang Yuri lakukan termasuk pendeta. Kecuali Jessica yang menundukkan kepalanya karna merasa malu dengan sikap seobangnya itu.

“Tunggu sampai saya selesai bicara.” sedangkan Yuri hanya bisa tersenyum bodoh karna merasa malu.

“Kwon Yuri maukah kau menerima Jessica Jung sebagai istrimu ? menemaninya disaat susah maupun senang ? sehat maupun sakit ? dan menjaganya hingga maut memisahkan ?”

“I DO” Yuri menjawab dengan bangga.

“Jessica Jung maukan kau menerima Kwon Yuri sebagai suamimu ? menemaninya disaat susah maupun senang ? sehat maupun sakit ? dan menjaganya hingga maut memisahkan ?”

“I DO” Jessica menjawab dengan lantang.

“Baiklah, sekarang kalian resmi sebagai suami istri. Silahkan cium pasangan kalian.”

YulSic saling berhadapan lalu tersenyum satu sama lain dan 3 detik kemudian bibir mereka bertemu (ahayde~ cuit cuit)

Setelah itu mereka mengadakan resepsi yang cukup mewah.

“Woah Jessie~ congrats.” Tiffany, sahabat Jessica langsung menghambur ke pelukan Jessica.

“Selamat ya Yul.” Taeyeon memeluk Yuri

“Terimakasih, silahkan nikmati hidangannya.” ucap Yuri.

“Yul, sukses ya malam pertamanya. Puaskan dia.” Taeyeon berbisik dan langsung dihadiahi pukulan dikepala.

“Sudah Taetae, ayo.” Tiffany menarik tangan kanan Taeyeon sedangkan tangan kiri Taeyeon sibuk mengusap kepalanya.

“Selamat ya kalian, akhirnya menikah juga.” ucap Taecyeon.

“Oppa~~” Jessica langsung memeluk Taecyeon dengan erat dan cukup lama.

“EKHEM EKHEM” Yuri pura-pura batuk

“Yah ! kau masih cemburu padaku huh ? ayo berterimakasih.” Taecyeon melepaskan pelukannya dari Jessica dan menatap Yuri.

“Hahahahaha baiklah baiklah. Terimakasih ya.” Yuri memeluk Taecyeon.

“Lho ? sejak kapan kalian kenal ?” tanya Jessica bingung.

“Sejak hari dimana kalian berpisah itu. Setelah aku mengantarmu pulang, aku langsung ke rumahnya dan menjelaskan semua padanya.”

“Yah ! Oppa~~”

“aish sudahlah, sekarang kan kalian sudah kembali bersatu.”

“Hahaha oke oppa, terimakasih. Silahkan nikmati hidangannya.”

Beberapa jam kemudian acara resepsi telah berakhir. Dan inilah saatnya, sang pengantin baru memasuki rumah yang akan menjadi tempat mereka menjalani hidup yang baru.

Yuri menggendong Jessica menuju ke kamar mereka yang didalamnya sudah dihiasi dengan bunga mawar dan lilin yang beraroma. Yuri membaringkan Jessica.

“Terimakasih sudah mau menerimaku kembali.” ucap Yuri sambil menatap lurus ke mata Jessica.

“You’re welcome.” Jessica tersenyum bahagia.

Yuri yang merasa gemas langsung melumat bibir sexy Jessica. Dan perlahan namun pasti turun ke leher jenjang Jessica dan meninggalkan beberapa kissmark disana.

“Kau tidak keberatan kan jika kita melakukannya sekarang ?” tanya Yuri ketika sudah menjauhkan wajahnya dari leher Jessica.

“Ya, aku sudah siap Yul.” Jessica bangun dan mulai membuka gaun pernikahannya begitu juga dengan Yuri dan setelah itu mereka………………

“DADDYYYYYY”

Yuri tersadar dari lamunannya ketika mendengar suara yang sudah tak asing baginya. Lalu dia melihat seorang anak kecil berumur 4 tahun berlari ke arahnya dan Yuri langsung menggendongnya dan menyimpan dia pangkuannya.

“Ada apa jagoan ?” tanya Yuri

“Kwon Yoong ayo tidur.” terdengar suara Jessica yang masuk ke ruangan kerja Yuri.

“Daddy aku belum mengantuk.” Yoong merengek ke Ayahnya.

“Hey…ini sudah malam nak, besok kau harus sekolah. Ayo tidur….” Yuri mencubit pipi chubby anaknya.

“Tapi daddy, daddy juga jarang tertidur jam segini. Aku ingin seperti daddy.”

“Aigoo, daddy kan sibuk sayang. Sudah ayo tidur, besok kau terlambat bangun.”

“Baiklah, aku akan tidur jika Daddy dan Mommy mau mengabulkan permintaanku.”

“Yoong mau apa ? Daddy dan Mommy akan berusaha memberikannya.”

“Yoong mau adik kecil daddy.”

“MWO ?!” YulSic tersentak dengan permintaan anak semata wayang mereka.

“Iya, aku mau adik bayi mommy, daddy. Sudah ya, aku tidur dulu. Selamat malam daddy.” Yoong mencium pipi ayahnya lalu turun dari pangkuan ayahnya dan berjalan menuju mommynya.

“Selamat malam mommy.” Yoong mencium tangan mommynya karna mommynya tidak menunduk untuk meminta ciuman.

“Aigoo ada-ada saja anak itu.” gumam Jessica sambil menatap punggung Yoong yang menjauh.

Tiba-tiba dia merasakan sepasang tangan kekar (o_O) melingkar dipinggangnya.

“Hello beautiful.” bisik Yuri tepat ditelinga Jessica dan berhasil membuat pipinya memerah.

“Hello handsome.”

“Kau dengar dengan jelas kan, permintaan Yoong ? jadi bagaimana ?”

“Aku belum siap Yul, Yoong masih kecil dan ya kau tau sendiri dia sudah benar-benar membuatku pusing ?”

“Aku mengerti sayang. Nanti akan kujelaskan padanya.” Yuri melepaskan pelukannya lalu membalikkan tubuh Jessica dan mengecup bibirnya.

“Tapi………….eemmm itu, kita sudah lama tidak melakukannya. Kau mau kan ?” Yuri mengelus tengkuknya.

“Matikan dulu laptopmu, aku akan siapkan.” Jessica melengos keluar

“O_O oke sayang.” Yuri buru-buru mematikan laptopnya setelah itu dia keluar.

Setelah dua langkah melewati pintu kamar Yoong, Yuri berhenti lalu kembali ke depan pintu kamar Yoong dan membukanya perlahan-lahan untuk memeriksa apakah jagoan kecilnya itu sudah benar-benar tertidur atau belum. Kemudian dia tersenyum senang ketika melihat putra kesayangannya sudah tertidur dengan nyenyak. Dia lalu menutup kembali pintunya dan bersiap ke kamarnya.

@ YulSic’s room

Yuri perlahan-lahan membuka pintu kamarnya dan langsung melongo ketika melihat Jessica sudah berbaring dengan posisi yang sangat menggoda iman Yuri apalagi Jessica menggunakan lingerie berwarna hitam dan dengan jelas memperlihatkan lekuk tubuhnya. Yuri buru-buru menutup pintunya dan berjalan perlahan-lahan ke arah Jessica sambil membuka pakaiannya satu persatu.

Setelah itu Yuri berbaring di atas tubuh Jessica. Dia menatap wajah istri tercintanya itu lalu menyibakkan rambut yang menghalangi wajahnya.

“Kau cantik sekali sayang, aku beruntung memilikimu. Dan terimakasih kau sudah menerimaku kembali. I love you so much Sicababy.” Yuri mengecup kening Jessica.

“Kau terlalu banyak bicara seobang. Cepat lakukan tugasmu.”

“Wow….sepertinya ada yang sudah tidak sabar nih.” Yuri menyindir.

“Cepat lakukan sebelum aku kehilangan mood untuk melakukannya.”

“Dengan senang hati Princess.”

Yuri mencium bibir Jessica dengan penuh kelembutan. Dia selalu melakukannya dengan lembut dan pelan-pelan agar Jessica bisa merasa rilex dan tidak menyakitinya. Setelah merasa Jessica mulai menikmati permainannya, Yuri mulai melakukan langkah selanjutnya. Passionate Kiss. Jessica mulai mengeluarkan desahan-desahan dan itu seperti melodi indah ditelinga Yuri yang membuatnya ingin terus mendengarnya.

Setelah puas dengan bibir Jessica, Yuri mulai menjamah bagian lain. Leher jenjang Jessica.

“Eung Yul, janganhh terlaluhh banyakk” Yuri menuruti permintaan Jessica dan kembali mencium bibir Jessica sedangkan tangan kanannya mulai meraba-raba punggung Jessica untuk mencari pengait dan setelah berhasil dia langsung melepaskannya, setelah itu Yuri melepaskan bra-nya dan melemparnya ke sembarang arah.

“Waw…so beautiful.” Yuri menatap dada Jessica dengan penuh kekaguman.

“Jangan diliatin terus dong, malu tau.” Jessica menutupi bagian dadanya yang tidak terhalang apa-apa.

“hahaha kenapa kamu masih malu sama aku sayang ?” Yuri melepaskan tangan Jessica. Setelah itu dia melumat meloon sebelah kanan sedangkan yang bagian kiri dia jamah menggunakan tangan.

Jessica mulai kehilangan kontrol. Sentuhan-sentuhan Yuri benar-benar membuatnya melayang. Yuri melakukannya dengan pelan dan benar lembut tapi membuatnya puas. Jessica menggelinjang geli ketika Yuri mencium lembut perut Jessica dan sesekali meniupnya. Sedangkan tangannya dia gunakan untuk menyentuh bagian sensitif Jessica.

“Kau sudah basah sayang.”

“Cepat hah…hah….lakukan sayang hah.”

“Siap nyonya kwon.” Yuri melepaskan underwear Jessica dan melumat miss V Jessica dan semakin membuat Jessica menggelinjang tidak karuan.

“eennggg Yul huh…..I want you so bad hah…hah..”

“I can’t hear Sicababy.”

“I WANT YOU SEOB…..ANGGHHHHH” Desahan Jessica pecah ketika Yuri mulai memasukkan ‘junior’nya. Perlahan namun pasti, Yuri memaju-mundurkan (halah) Mr. P-nya.

“eeuuunngghhh faster hah….seob….anghh-ahh eeuuuunnnggghhhhhhh.” Jessica mencengkram kuat seprei tempat tidurnya.

Dan tanpa ba-bi-bu, Yuri langsung melakukan tugasnya.

“eeuuuunnnggghhhhhhh Yul, I……..I’m cum…..ing…”

“hold on baby, wait for me eeuunngggghhhh. Call my name bab…byyy eeunngghhh”

“Kwon Seob…banggghhhh” dan merekapun mencapai klimaks bersama.

Yuri mengeluarkan jr’nya lalu berbaring disebelah Jessica.

“waw….that was so amazing baby hah….hah….”

“Yes hah….hah….I love you seobang.” Jessica menyandarkan kepalanya di dada bidang Yuri

“I love you more baby.” Yuri mengecup puncak kepala Jessica.

Setelah itu mereka memejamkan matanya dan bersiap menuju ke alam mimpi.

“Sica~” panggil Yuri yang membuka kembali matanya ketika teringat sesuatu. “Aku tadi gak pake pengaman lho.”

“Tenang aja seobang, aku tau kau sering lupa. Aku meminum pil kb-ku tadi siang. Sudah ayo tidur.”

Yuri hanya tersenyum lega lalu memejamkan matanya.

-THE END-

HAIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII ‘-‘)/ ada yang kangen author yang imutnya mirip Sunny ini (‘-‘ ‘-‘) ? /dilempar bakiak/

gimana nih sequelnya ? bagus gak ? panjang yeh………………by the way ‘[WARNING]’ diatas gak bo’ong loh ya.

Author bikinnya pas malem XD jadi gak batal hahahahaha n_n

Ini NC pertama yang aku tulis…..agak gimana gitu ya, soalnya biasanya bisa baca doang gak bisa nulisnya .-.v

btw, Happy 6th Anniversary for our dorky, beloved, favorite girlgroup, GIRLS’ GENERATION *\(^o^)/* makin lawak, makin gila, makin segalanya deh ya yang baik-baik do’anya /Udah lewat kali thor -,-/

Dan buat readers soshiroyalroom9 yang muslim, author mengucapkan………………………….

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 HIJRIAH. MINAL AIDZIN WAL’ FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.

Maapin ye kalo selama ini aku punya salah, yang disengaja atau enggak sama kalian semua ^^ dan terimakasih atas dukungan kalian selama ini tentunya T^T /sroooottttt/ aku terharu sekali :’)

Love GG and readers :* /tjivok basah/ ketemu lagi setelah lebaran with new fanfic. Tunggu selalu ya ^^

Advertisements

22 comments

  1. Ahh baru liat sequel nya ..^^

    dasar, sica nya bipolar weyy hahaha ..tapi aku suka ko mereka bersatu gini,, meski masih gondok ama yul nya haha..

    Aku paling suka moment pemberkatannya,, lucu jhahah

  2. byun913 · August 7, 2013

    sequel ny.memuaskn thor…
    ak suka…

    udh terlanjur bca NC ny pdhal msi puasa… tpi bca. bagian NC ny gk pkek penghayatan… semoga gk batal

  3. SicaBaby · August 8, 2013

    Wahhh Yulsic Happy Ending…selamay yahh 🙂
    NC nya bner gk kuat o_O !!!! thor nnty NC lagi #ByunKumaTT

  4. Q-SONE · August 9, 2013

    annyeong ….,,
    wah gmnapun cranya kwon Yul slalu brhasil,,,,, mau kuno kek,si ice princess mncair jga,,,kkkee

    waaih ,,NC nya,,,panas dah,,,,
    d.tunggu yulsic laennya,,,,
    SEMANGAAAAT

    • soshiroyalroom9 · August 10, 2013

      Yup ^^ Sicababy can’t resist Kwon Seobang’s charisma. Never.
      Woah panas ya :O ? /siram air es/ kkk~
      Makasih ^^

  5. kwon jess · August 9, 2013

    hottt banget sampe kipas2

  6. nuy · August 12, 2013

    mantap,,,,,
    yaj yul seobang dasar,,,,
    tp sukaaa,,,

  7. Lee Eun Soo · August 25, 2013

    Panas.. Panas.. Panas.. NC’na cukup panas.. XD
    Yeay.. YulSic bersatu..
    Em.. Yoong pasti unyu bgt deh.. *peluk Yoong

  8. hana mutia · August 29, 2013

    hi kak, aku reader baru. slam kenal yaa 🙂

    wahhh, sequelny yulsic ckup panas yahh ahahaha
    happy ending akhirny, wlau yg d oneshoot wiwym itu sad ya yulsicnya 😦

    oke, dtnggu ff lanjutnya kak

  9. joe · September 1, 2013

    dasar wanita bipolar. Hahaha.

  10. Kim eveel · September 2, 2013

    Plaakk#
    yeyyeeye…akhirnyaaa ada sewuelnyaa…hahahhaaasik,,,lg dooonggg *plaak

  11. ilung · December 16, 2013

    ketagihan thor *eh plak hahaha

  12. dookong · April 12, 2014

    yeayy happy ending.. panas jg ye haha.. tp ffnya seru kok

  13. locksmithfm ^^ · May 20, 2014

    wooww nc dipagi hari yg gue baca hahahs

  14. Andro · March 9, 2015

    Kurang hot thor…
    #plakkk
    #digampar author

  15. junilleen · April 6, 2015

    Pagi2 udah baca NC an ahaaaahahaha buat ku semangat😄😄😄😄

  16. YulSicc Jung · September 20, 2015

    Thank’s sequelnya…akhirnya happy ending jg plus suasana yg hott….hot pop wkwkkw

  17. kim hwang · February 17, 2016

    Permintaan Yoong bener2 sesuatu ya

  18. kimie · October 11

    wahhhh..ternyata ada sequelx…akhirx endingx memuaskan 😀
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s